Berkah Teriknya Kemarau Berkepanjangan, Perajin Batu Bata di Magetan Banjir Pesanan

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Salah satu perajin batu bata di Desa Tulung, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan. SP/MGT
Salah satu perajin batu bata di Desa Tulung, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan. SP/MGT

i

SURABAYAPAGI.com, Magetan - Berkah teriknya matahari di musim kemarau panjang menjadikan proses pengeringan batu bata lebih cepat yang disertai peningkatan permintaan batu bata di Desa Tulung, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan,Jawa Timur. Sehingga, kondisi tersebut dimanfaatkan para perajin untuk meningkatkan produksi sekaligus memenuhi pesanan yang terus berdatangan.

Salah satu perajin, Sutrisno, mengatakan permintaan batu bata saat musim kemarau meningkat dibandingkan musim hujan. Menurutnya, cuaca panas membuat proses pengeringan batu bata jauh lebih singkat. Batu bata yang dicetak dapat kering dalam waktu sekitar dua hari sehingga bisa segera diproses ke tahap pembakaran.

"Kalau cuaca lagi panas begini, proses pengeringannya cuma butuh waktu sekitar dua hari. Jauh lebih cepat dibanding biasanya, jadi kapasitas produksi bisa dimaksimalkan untuk memenuhi pesanan yang masuk," ujarnya, Kamis (10/09/2026).

Selain mempercepat masa pengeringan batu bata, musim kemarau juga mendongkrak permintaan yang disertai meningkatnya harga jual. Sutrisno menyebut, harga batu bata yang sebelumnya dijual sekitar Rp550 per biji kini naik menjadi Rp650 per biji. Bahkan, harganya bisa mencapai Rp800-Rp900 per biji, bergantung pada lokasi pengiriman.

Kenaikan harga jual tersebut masih mampu menutup biaya produksi yang ikut meningkat. Sutrisno menyebut harga bahan baku yang sebelumnya sekitar Rp300.000 per satu truk dam kini naik menjadi Rp350.000. Pihaknya bahkan mampu mencetak sekitar 750-800 batu bata. Hasil produksi kemudian dikumpulkan hingga mencapai sekitar 8.500 biji sebelum masuk tahap pembakaran.

Pesanan bahkan datang dari Madiun hingga Ponorogo. Baginya dan para perajin batu bata di Desa Tulung, musim kemarau menjadi momentum untuk meningkatkan produksi. Cuaca panas yang identik dengan kekeringan dimanfaatkan untuk mempercepat pengeringan, mengejar pesanan, dan meningkatkan pendapatan. mg-02/dsy

Berita Terbaru

Tekan AKI dan AKB, Bondowoso Dorong Penguatan Deteksi Dini hingga Nifas

Tekan AKI dan AKB, Bondowoso Dorong Penguatan Deteksi Dini hingga Nifas

Rabu, 30 Sep 2026 14:19 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 14:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Guna memastikan ibu mendapatkan pendampingan sejak sebelum hamil hingga melewati masa nifas, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Petani Sumringah, Panen Padi Tuban Meningkat di Tengah Kemarau Panjang

Petani Sumringah, Panen Padi Tuban Meningkat di Tengah Kemarau Panjang

Rabu, 30 Sep 2026 14:16 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 14:16 WIB

SURABAYAPAGI.com, Tuban -Sejumlah petani padi di Kabupaten Tuban justru mampu memperoleh hasil panen maksimal, ditopang harga jual padi yang masih tinggi di…

Bank Jatim Dorong Penguatan UMKM melalui Expo UMKM & Ekosistem Haji dan Umrah 2026

Bank Jatim Dorong Penguatan UMKM melalui Expo UMKM & Ekosistem Haji dan Umrah 2026

Rabu, 30 Sep 2026 13:49 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 13:49 WIB

SurabayaPagi, Madiun - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus memperkuat perannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui…

Logistik Indonesia Timur Makin Strategis, CKB Perkuat Hub Osowilangun Surabaya

Logistik Indonesia Timur Makin Strategis, CKB Perkuat Hub Osowilangun Surabaya

Rabu, 30 Sep 2026 13:47 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 13:47 WIB

SurabayaPagi, Surabata — Kebutuhan konektivitas logistik yang menghubungkan sentra produksi, pelabuhan, pergudangan, hingga pasar di Indonesia Timur terus m…

 Bapenda Catat Realisasi Pembayaran PBB-P2 Kota Madiun Capai Rp18,12 Miliar

 Bapenda Catat Realisasi Pembayaran PBB-P2 Kota Madiun Capai Rp18,12 Miliar

Rabu, 30 Sep 2026 13:07 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 13:07 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Madiun, mencatat realisasi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan…

‎Setelah Rumah Maidi dan Camat, KPK Geledah Kantor Kominfo Kota Madiun

‎Setelah Rumah Maidi dan Camat, KPK Geledah Kantor Kominfo Kota Madiun

Rabu, 30 Sep 2026 12:08 WIB

Rabu, 30 Sep 2026 12:08 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan di Kota Madiun. Kali ini, kantor Dinas Komunikasi da…