Angin Kencang, Operasional Paralayang Gunung Banyak Dihentikan Sementara

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Landing Paralayanh di Songgo Maruto Kota Batu yang sepi tidak ada aktifitas akibat Angin Kencang. SP/ BTU
Landing Paralayanh di Songgo Maruto Kota Batu yang sepi tidak ada aktifitas akibat Angin Kencang. SP/ BTU

i

SURABAYAPAGI.com, Batu - Menindaklanjuti fenomena angin kencang yang meningkat secara signifikan di sekitar area lepas landas (take-off) memaksa para pengelola dan pilot di kawasan wisata Gunung Banyak Kota Batu untuk menghentikan seluruh jadwal penerbangan demi mengutamakan keselamatan para pengunjung maupun atlet.

​"Angin kencang terjadi sekitar pukul 09.00. Sampai sekarang belum bisa karena angin masih kencang," ujar Salah satu ojeg di kawasan landing Songgo Maruto, Pariadi, Minggu (13/09/2026).

Langkah penghentian penerbangan ini bukanlah tanpa alasan. Dalam olahraga ekstrem seperti paralayang, faktor cuaca, khususnya arah dan kecepatan angin menjadi kriteria utama yang menentukan kelayakan terbang. Pihak pengelola menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang sangat ketat mengenai hal ini.

Dampak dari penghentian sementara ini membuat puluhan pilot dan wisatawan yang sudah memesan tiket harus tertahan di lokasi landasan. Terlebih pada akhir pekan seperti hari Sabtu dan Minggu, antusiasme pengunjung biasanya sangat tinggi. Terhitung ada sekitar 22 pilot yang disiagakan untuk melayani wisatawan pada hari tersebut.

​Menanggapi ketidakpastian kondisi cuaca ini, pihak pengelola memberikan fleksibilitas penuh kepada para wisatawan yang terdampak penundaan penerbangan. Penumpang diberikan dua opsi utama: menunggu hingga kondisi angin kembali kondusif atau membatalkan pesanan.

​Bagi pengunjung yang memilih untuk membatalkan penerbangan akibat faktor cuaca buruk, pihak pengelola menjamin pengembalian biaya tiket secara utuh tanpa potongan. Para atlet dan siswa diharapkan dapat memaksimalkan waktu latihan begitu kondisi cuaca dan kencangnya angin kembali normal serta dinyatakan aman oleh tim pemantau cuaca di lokasi. bt-01/dsy

Berita Terbaru

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Perdana, Konferensi MWCNU Kalitengah Gunakan Mekanisme Hasil Muktamar Ke-35 NU

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 16:55 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan – Konferensi Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kalitengah, Kabupaten Lamongan, menjadi momentum penting bagi perjalanan o…

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sampoerna University Roadshow ke Surabaya, Soroti Kebutuhan Kompetensi Lulusan di Era Global

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:29 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Kebutuhan tenaga kerja yang adaptif dan memiliki kompetensi lintas disiplin menjadi salah satu tantangan pendidikan tinggi di tengah p…

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

LKBB King Cobra Season 3 Meriah Digelar, Dorong Generasi Muda Tangguh dan Berjiwa Nasionalisme

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 15:27 WIB

  SURABAYA PAGI.com, Sidoarjo - Yayasan Perguruan Al-Islam (YAPALIS) Krian kembali menggelar Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) King Cobra Season 3 t…

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Apa Itu Blockchain dan Perbedaanya dengan Mata Uang Kripto? 

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

Sabtu, 03 Okt 2026 07:47 WIB

SURABAYA PAGI, Surabaya- Blockchain dan mata uang kripto sering disebut di dalam pembahasan yang sama. Keduanya memang berkaitan erat, namun blockchain dan …

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Melebihi Batas Tinggi Muatan, Sebuah Truk Menabrak Gapura di Blitar

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Suara benturan keras di Gapuro pintu masuk Desa Silukosewu Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, kagetkan warga sekitar dan pengguna jalan…

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Kapolri Suyudi Larang Polisi Rekayasa Kasus

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Jumat, 02 Okt 2026 08:18 WIB

Gelisah dengan Fenomena No Viral No Justice…