SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Tahun ini, komoditas unggulan kerapu Lamongan bakal terus digenjot naik kelas melalui Kampung Kerapu Labuhan, Kecamatan Brondong, dengan target menembus pasar yang lebih luas, bahkan mendunia. Bahkan, hingga 2026, produksi kerapu tercatat 1.071,1 ton dengan nilai Rp90,95 miliar.
Potensi besar tersebut turut mengantarkan Lamongan ditetapkan sebagai Kampung Perikanan Budidaya Komoditas Kerapu atau Kampung Kerapu melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 111 Tahun 2023.
Penetapan ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab untuk terus meningkatkan produktivitas, kualitas, dan daya saing kerapu Lamongan. Selain itu, adanya penguatan tersebut dilakukan melalui peningkatan produktivitas pembudidaya, pemanfaatan teknologi digital, pengembangan produk olahan, hingga promosi.
Salah satunya lewat Festival Kerapu 2026 yang digelar di Area Parkir Wisata Pantai Kutang, Desa Labuhan, Kecamatan Brondong, Lamongan yang menjadi ruang promosi potensi sekaligus bentuk syukur masyarakat atas sumber daya alam yang dimiliki. Festival juga diisi dengan lomba olahan kerapu yang tentunya ditujukan untuk mendorong pengembangan produk.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan, pemkab terus mendorong Kampung Kerapu Labuhan agar semakin produktif dan memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian daerah.
“Kami terus mendorong, memberikan semangat agar Kampung Kerapu di Labuhan semakin berkontribusi. Banyak hal yang telah kita lakukan, mulai dari pembinaan produksi agar lebih meningkat dan memiliki daya saing, memberikan materi manajemen, pengelolaan ikan, pemasaran dan lainnya,” tuturnya. lm-01/dsy
Editor : Redaksi