20 Kotak Ganja Disembunyikan dalam Bodi Vespa, Terbongkar Gara-gara SOP J&T Cargo

author M. Aidid Koresponden Gresik

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Barang bukti 20 kotak ganja yang ditemukan dalam bodi motor Vespa.  SP/ MADID
Barang bukti 20 kotak ganja yang ditemukan dalam bodi motor Vespa.  SP/ MADID

i

SURABAYAPAGI.com, Gresik – Modus penyelundupan narkotika dengan menyembunyikan ganja di dalam bodi sepeda motor Vespa akhirnya terbongkar bukan karena pemeriksaan narkotika secara khusus. Pengungkapan itu justru bermula dari penerapan standar operasional prosedur (SOP) keselamatan J&T Cargo.

SOP tersebut mewajibkan kendaraan yang akan dikirim melalui jalur laut untuk dikuras bahan bakarnya. Langkah itu dilakukan karena kendaraan yang membawa bensin dan kemudian masuk kapal berpotensi menimbulkan risiko kebakaran. 

Namun, ketika petugas hendak menguras bensin Vespa yang dikirim melalui J&T Cargo, mereka justru menemukan sesuatu yang sama sekali tidak terduga.

Di dalam bodi Vespa terdapat sebuah karung yang setelah diperiksa berisi paket diduga narkotika jenis ganja. Jumlahnya tidak sedikit, mencapai 20 kotak.

PIC Gateway J&T Cargo Gresik, Syaiful, menceritakan kronologi terbongkarnya kiriman tersebut saat ditemui di J&T Cargo Duduksampeyan, Gresik.

Menurut Syaiful, awalnya petugas menjalankan SOP sebagaimana mestinya. Karena Vespa tersebut akan dikirim dan berpotensi masuk kapal, bahan bakarnya harus dikeluarkan terlebih dahulu.

Saat proses pengurasan bensin itulah petugas menemukan adanya karung yang disembunyikan di dalam bodi Vespa.

“Awalnya karena SOP. Vespa itu harus dikuras bensinnya karena nanti masuk kapal, dikhawatirkan berpotensi terjadi kebakaran. Saat hendak menguras bensin, ternyata ditemukan karung di dalam Vespa. Setelah dicek, isinya ganja, ada 20 kotak,” kata Syaiful.

Temuan tersebut kemudian ditindaklanjuti dan barang bukti diamankan untuk diserahkan kepada aparat penegak hukum.

Dari foto yang diterima awak media, bodi Vespa terlihat dalam kondisi terbuka. Di bagian dalam tampak sejumlahh paket yang dibungkus plastik dan diduga berisi ganja.

Kasus ini memperlihatkan bagaimana jaringan narkotika mencoba memanfaatkan jalur jasa pengiriman barang untuk menyamarkan peredaran narkotika. Vespa yang dari luar tampak sebagai kendaraan biasa ternyata diduga dijadikan tempat menyembunyikan puluhan paket ganja.

Lebih menarik lagi, informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan keberadaan Vespa tersebut diduga hanya transit. Dalam informasi yang berkembang, muncul pula nama Palembang dan Palu yang diduga berkaitan dengan jalur perjalanan kiriman tersebut.

Namun, hubungan Palembang dan Palu dengan barang bukti tersebut masih membutuhkan konfirmasi resmi aparat penegak hukum.

Kapolsek Duduksampeyan Iptu I Ketut Riasa saat dikonfirmasi mengenai temuan tersebut meminta wartawan mengonfirmasi langsung kepada Satresnarkoba Polres Gresik karena perkara tersebut ditangani satuan narkoba.

“Langsung ke Pak Kasat Narkoba ya mas, ditangani narkoba,” kata I Ketut Riasa, Selasa (15/9/2026).

Informasi yang diterima kemudian menyebutkan barang bukti telah diamankan dan dibawa ke Satresnarkoba Polres Gresik.

Kasat Narkoba Polres Gresik Ahmad Yani saat dikonfirmasi mengenai temuan 20 kotak diduga ganja tersebut belum memberikan penjelasan rinci.

“Masih kita cek mas,” kata Yani. did

Tag :

Berita Terbaru

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai salah satu pelaku industri perbankan terus berusaha untuk memberikan…

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.Com, Blitar- Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Hari Sumpah Pemuda, KAI Daop 7 Madiun Gelar Aksi Sosialisasi dan Edukasi Keselamatan Kereta Api

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun peringati Hari Sumpah Pemuda dengan gelar aksi sosialisasi keselamatan…

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Kejar-kejaran 48 Jam Pasca Tabrak Lansia, Sopir Pickup Berhasil Dibekuk Satlantas Polres Blitar Kota

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:45 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Menabung Harapan, Menimbang Keadilan: Masa Depan Dana Haji Indonesia

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 14:10 WIB

BPKH menghadapi tantangan menjaga keamanan dan keberlanjutan dana, sementara nilai manfaat membantu membiayai haji dan memunculkan pertanyaan tentang hak jemaah…

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

AICECS UNAIR: Menjelajahi Keberagaman Budaya Indonesia dari Surabaya

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 13:20 WIB

SURABAYAPAG.com, Surabaya - Universitas Airlangga sedang menggelar event AICECS, Airlangga International Cultural Environmental Community Service sebagai wadah…