SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Sebagai upaya dalam memperkuat sektor kesehatan, Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo membuka peluang investasi bidang kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ar Rozy kepada investor asal Arab Saudi, Maedin Al-Bina Company, mengenai potensi pengembangan rumah sakit, kondisi sarana dan prasarana, luasan lahan, kapasitas pelayanan hingga peluang pengembangan layanan kesehatan ke depan.
"Pemerintah Kota Probolinggo terus membuka peluang investasi untuk memperkuat sektor kesehatan dan kami menerima kunjungan calon investor asal Arab Saudi, Maedin Al-Bina Company," kata Wali Kota Probolinggo Aminuddin, Minggu (11/10/2026).
Hal itu karena, RSUD Ar Rozy, memiliki posisi strategis mengingat Kota Probolinggo merupakan daerah transit yang menghubungkan sejumlah wilayah di Jawa Timur. Keberadaan Pelabuhan Probolinggo, akses jalan nasional, jalur kereta api serta kedekatan dengan kawasan wisata Gunung Bromo menjadi sejumlah potensi pendukung pengembangan rumah sakit.
Sehingga, rumah sakit tersebut diharapkan dapat berkembang menjadi salah satu pusat rujukan kesehatan di kawasan tapal kuda dan sekitarnya. Saat ini rumah sakit tersebut telah memiliki kapasitas awal 106 tempat tidur dan masih tersedia ruang pengembangan yang cukup luas. Dibutuhkan anggaran sekitar Rp1,7 triliun agar bisa menjadi rumah sakit terbaik di Jatim.
Pemkot Probolinggo tengah mendorong pengembangan RSUD Ar Rozy menuju rumah sakit dengan pelayanan yang lebih paripurna antara lain diarahkan pada penguatan trauma center, pelayanan penyakit dalam, pengadaan peralatan medis berteknologi tinggi serta pengembangan berbagai layanan penunjang lainnya. Dimana, RSUD Ar Rozy menjadi salah satu lokasi yang dinilai menarik bagi investor karena infrastrukturnya telah tersedia.
Untuk tahapan berikutnya, pembahasan akan diarahkan pada aspek bisnis, feasibility study (FS), detail engineering design (DED), serta kajian terhadap bentuk kerja sama yang paling tepat. "Investor juga akan menyiapkan proposal bisnis untuk ditindaklanjuti bersama Pemprov Jatim dan Pemkot Probolinggo,” jelas Ketua Tim Kerja Pengembangan Promosi pada DPMPTSP Jatim Iswahyudi Oky Saputro. pr-01/dsy
Editor : Redaksi