Warga Sukun Kota Malang Dihebohkan Temuan Bayi Perempuan dalam Kardus

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kondisi bayi perempuan dalam kardus yang ditemukan di Jalan S Supriadi Gang 9, Kecamatan Sukun, dievakuasi ke RS dr Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang.
Kondisi bayi perempuan dalam kardus yang ditemukan di Jalan S Supriadi Gang 9, Kecamatan Sukun, dievakuasi ke RS dr Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang.

i

SURABAYAPAGI.com, Malang - Lagi-lagi temuan bayi yang sengaja dibuang terjadi di Jalan S Supriadi Gang 9, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Warga setempat dibuat geger pasca adanya temuan kardus berisi bayi perempuan di sekitar rumahnya. Bayi perempuan itu diletakkan dalam kardus mi instan dengan yang berbalut kain. 

Atas temuan bayi tersebut, warga kemudian melaporkannya kepada pihak kepolisian. Setelah petugas datang, bayi perempuan itu dievakuasi ke RS dr Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang untuk mendapatkan penanganan medis.

"Begitu menerima laporan masyarakat, anggota Polsek Sukun segera menindaklanjuti dan berkoordinasi dengan warga serta relawan. Prioritas kami adalah memastikan bayi mendapatkan pertolongan dan perawatan medis," jelas Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Lukman Sobhikin, Selasa (20/10/2026).

Dari hasil penyelidikan awal, bayi ditemukan warga pada pukul 04.30 WIB pagi tadi. Awalnya, seorang warga bernama Hariyanto (52) mendengar suara tangisan bayi dari samping rumahnya. Setelah memeriksa sumber suara, ia mendapati bayi perempuan berada dalam posisi telungkup di dalam kardus mi instan yang diletakkan di area pinggir lapangan terbuka sebelah rumahnya.

Warga kemudian memberikan pakaian dan susu formula sebelum berkoordinasi untuk membawa bayi ke rumah sakit. Lukman menyampaikan bahwa kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk menggali informasi mengenai asal-usul bayi. Termasuk mengungkap identitas orang tua yang diduga meninggalkannya di lokasi tersebut.

Polisi juga berkoordinasi dengan ketua RT dan RW setempat untuk memperoleh informasi dari lingkungan sekitar dan menelusuri kemungkinan adanya rekaman kamera pengawas yang merekam aktivitas di sekitar tempat penemuan bayi.

Lukman mengaku, upaya untuk mengumpulkan bahan keterangan dan mendalami berbagai petunjuk terus dilakukan hingga saat ini. "Kami masih melakukan penyelidikan, untuk mengetahui, motif dan identitas orang tua maupun pihak yang diduga meninggalkan bayi belum diketahui, saat ini masih dalam proses penelusuran," pungkasnya. ml-01/dsy

Berita Terbaru

Kebakaran Arjuno, Pasuruan Siapkan Anggaran Perbaiki Pipa Air Terdampak

Kebakaran Arjuno, Pasuruan Siapkan Anggaran Perbaiki Pipa Air Terdampak

Selasa, 20 Okt 2026 12:54 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 12:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Pasuruan - Sebagai upaya menindaklanjuti kebakaran hutan di lereng Gunung Arjuno dan Gunung Ringgit, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan,…

2 Pemotor Jatuh dan Masuk RS Gegara Tumpahan Solar di Jalanan Lamongan

2 Pemotor Jatuh dan Masuk RS Gegara Tumpahan Solar di Jalanan Lamongan

Selasa, 20 Okt 2026 12:54 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 12:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Tumpahan solar di Jalan Raya Desa Waruwetan, Kecamatan Pucuk, Lamongan yang diduga berasal dari kebocoran tangki truk itu membuat…

Antisipasi Banjir Musim Hujan, Pemkab Bangkalan Gerak Cepat Normalisasi Aliran Sungai

Antisipasi Banjir Musim Hujan, Pemkab Bangkalan Gerak Cepat Normalisasi Aliran Sungai

Selasa, 20 Okt 2026 12:53 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 12:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bangkalan - Dalam rangka mencegah terjadinya banjir saat musim hujan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan bersama warga mulai melakukan…

Kekeringan Ekstrem, Malang Dropping 84.300 Liter Air ke Desa Terdampak

Kekeringan Ekstrem, Malang Dropping 84.300 Liter Air ke Desa Terdampak

Selasa, 20 Okt 2026 12:52 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 12:52 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang  - Selama musim kemarau 2026 hingga mengakibatkan kekeringan ekstrem, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, …

Warga-Wisatawan Diminta Waspada, Karhutla Bukit Seruni Point Bromo Berpotensi Meluas

Warga-Wisatawan Diminta Waspada, Karhutla Bukit Seruni Point Bromo Berpotensi Meluas

Selasa, 20 Okt 2026 12:51 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 12:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, probolinggo - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di kawasan wisata Gunung Bromo, tepatnya di Bukit Seruni Point, Desa…

Bupati Ipuk Ingatkan Pejabat Agar Berinovasi dan Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Bupati Ipuk Ingatkan Pejabat Agar Berinovasi dan Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Selasa, 20 Okt 2026 12:51 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 12:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengingatkan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Jawa Timur,…