SURABAYAPAGI.com, Malang - Akibat adanya penemuan titik kebakaran hutan yang terjadi di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Jawa Timur (Jatim) menyatakan jalur pendakian Gunung Arjuno-Welirang ditutup sementara waktu guna memastikan keselamatan para pendaki.
"Yang terpenting adalah faktor keselamatan ya, sehingga kami tutup sementara (pendakian Arjuno-Welirang)," jelas Kepala Dishut Jatim Jumadi, Kamis (20/08/2026).
Berdasarkan data sementara dari Dishut Jatim, kebakaran di kawasan Tahura Raden Soerjo terjadi pada Selasa (18/8) pukul 18.30 WIB di area Grid 903, 901, dan 854 yang terletak di Desa Pancalukan, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.
Terkait informasi mengenai kejadian kebakaran itu diterima basecamp Sumber Brantas dari relawan yang melihat kepulan asap di sisi timur Lapangan Kotak. Kemudian pukul 21.50 WIB basecamp Sumber Brantas menerima laporan dari relawan di puncak Kembar 2 yang menyatakan bahwa api terpantau sudah melebar ke jalur pendakian via Sumber Brantas.
Sekitar pukul 22.00 WIB petugas melakukan evakuasi kepada seluruh pendaki yang sedang saat itu berada di semua jalur pendakian Gunung Arjuno dan Welirang. Selain itu petugas juga melakukan penyisiran untuk memastikan tidak adanya pendaki yang tak terevakuasi.
Per hari ini sekitar pukul 05.00 WIB terpantau tiga titik panas atau hotspot berdasarkan aplikasi sistem pemantauan kebakaran hutan dan lahan (SiPongi). Titik panas didapati berada di atas area Pondokan dan di sekitar Lembah Kidang. Dia menyampaikan terdapat tiga regu dari Sumber Brantas yang diberangkatkan untuk menangani kejadian kebakaran.
Penutupan tersebut tertuang di dalam Surat Pengumuman Nomor.500.4.6.10/1276/123.7.2/2026. Pihaknya juga telah menyiapkan mekanisme penjadwalan ulang atau reschedule bagi para pendaki. Berdasarkan unggahan di akun resmi Tahura Raden Soerjo, pengajuan jadwal ulang pendakian bisa menghubungi nomor 0851-5657-9564. ml-01/dsy
Editor : Redaksi