Masa Pengabdian Berlanjut, 1.104 PPPK Paruh Waktu Terima SK Wali Kota

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Walikota Ning Ita saat menyerahkan secara simbolis SK Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto.
Walikota Ning Ita saat menyerahkan secara simbolis SK Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto.

i

 

SURABAYA PAGI.com, Mojokerto – Sebanyak 1.104 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto menerima petikan Surat Keputusan (SK) perpanjangan masa perjanjian kerja untuk satu tahun ke depan. Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari di GOR Seni Mojopahit, Senin (26/10).

Jumlah tersebut mengalami penyesuaian dari sebelumnya 1.119 orang. Dimana sebanyak 15 orang tidak lagi tercatat sebagai PPPK Paruh Waktu dengan karena telah memasuki masa pension, mengundurkan diri dan pelanggaran disiplin.

Perempuan yang akrab disapa Ning Ita itu menyampaikan bahwa perpanjangan masa kerja bukan sekadar kepastian keberlanjutan pekerjaan, tetapi juga menjadi komitmen bagi setiap pegawai untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab dalam mendukung pembangunan Kota Mojokerto melalui Panca Cita 2025–2029.

“SK perpanjangan yang hari ini diterimakan kepada saudara sekalian itu tidak hanya sekadar masa perpanjangan kerja. Tetapi lebih dari itu, ini adalah sebuah komitmen 1.104 orang untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai yang diamanahkan dalam rangka menyukseskan Panca Cita Kota Mojokerto 2025–2029,” tutur Ning Ita.

Ia menegaskan, PPPK Paruh Waktu memiliki tanggung jawab yang sama dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, seluruh pegawai di lingkungan Pemkot Mojokerto diminta menjadikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sebagai acuan dalam bekerja.

Ning Ita juga mengingatkan pentingnya penerapan nilai dasar ASN BerAKHLAK, yang meliputi berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Menurutnya, masyarakat memandang seluruh pegawai yang mengenakan identitas Pemkot Mojokerto sebagai satu kesatuan keluarga besar pemerintah daerah, tanpa membedakan status kepegawaiannya.

“Ketika saudara semuanya berseragam menggunakan identitas Pemerintah Kota Mojokerto, maka saudara semua dilihat masyarakat sebagai bagian dari keluarga besar Pemkot Mojokerto,” terangnya.

 

Oleh sebab itu, ia meminta seluruh PPPK Paruh Waktu menghadirkan pelayanan yang baik, bertanggung jawab atas pekerjaan, terus meningkatkan kompetensi, menjaga keharmonisan lingkungan kerja, serta mampu beradaptasi dengan perubahan dan membangun kolaborasi lintas sektor.

Selain nilai dasar tersebut, Ning Ita menekankan pentingnya kepatuhan terhadap Peraturan Wali Kota Mojokerto Nomor 9 Tahun 2026 tentang Disiplin Pegawai PPPK di lingkungan Pemkot Mojokerto. Regulasi tersebut menjadi pedoman dalam penerapan hukuman disiplin bagi pegawai yang melanggar ketentuan.

“Jadilah pegawai yang baik, jadilah pegawai yang berintegritas karena saudara semua adalah wajah dari pemerintahan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa penempatan pegawai dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebutuhan organisasi. Seluruh PPPK Paruh Waktu diharapkan siap ditempatkan di unit kerja mana pun dalam lingkup Pemkot Mojokerto demi mendukung kelancaran penyelenggaraan pemerintahan. dwi

Berita Terbaru

Sambut Sumpah Pemuda, PLN UIT JBM Sukses Energize Extension Bay Trafo GI 150 kV Bungah/JIIPE

Sambut Sumpah Pemuda, PLN UIT JBM Sukses Energize Extension Bay Trafo GI 150 kV Bungah/JIIPE

Senin, 26 Okt 2026 17:08 WIB

Senin, 26 Okt 2026 17:08 WIB

SurabayaPagi, Gresik - Menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda, kabar membanggakan datang dari PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM)…

DPRD Jatim minta Polisi Perketat Kawasan Pemukiman Cegah Peredaran Narkoba

DPRD Jatim minta Polisi Perketat Kawasan Pemukiman Cegah Peredaran Narkoba

Senin, 26 Okt 2026 16:58 WIB

Senin, 26 Okt 2026 16:58 WIB

SURABAYAPAGI.COM, SURABAYA -  Tingginya angka kasus Narkoba di Jawa Timur disikapi Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur. Sepanjang Juli hingga September 2026, …

Dari Kyoto ke Surabaya, % Arabica Uji Peluang di Pasar Kopi Jawa Timur

Dari Kyoto ke Surabaya, % Arabica Uji Peluang di Pasar Kopi Jawa Timur

Senin, 26 Okt 2026 16:53 WIB

Senin, 26 Okt 2026 16:53 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Merek kopi asal Jepang, % Arabica, mulai menguji potensi pasar Surabaya melalui pembukaan gerai pop-up di Pakuwon Mall pada 24 Oktober …

Buka Sarasehan Keolahragaan, Walikota Ning Ita Minta Fokus Pembinaan 4 Cabor Unggulan

Buka Sarasehan Keolahragaan, Walikota Ning Ita Minta Fokus Pembinaan 4 Cabor Unggulan

Senin, 26 Okt 2026 15:41 WIB

Senin, 26 Okt 2026 15:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Walikota Mojokerto Ika Puspitasari atau Ning Ita, meminta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Mojokerto memfokuskan…

Kasus Mutilasi Ibu dan Anak di Madiun, Polisi Dalami Kronologi 

Kasus Mutilasi Ibu dan Anak di Madiun, Polisi Dalami Kronologi 

Senin, 26 Okt 2026 14:49 WIB

Senin, 26 Okt 2026 14:49 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Polisi lakukan pendalaman terkait dugaan pembunuhan disertai dengan mutilasi terhadap Dini Hardiyanti (30) dan anaknya AGF(4), di Ko…