SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bakal segera mengoperasikan 18 mikrobus baru, sehingga pihaknya akan memperbarui armada angkutan pengumpan atau feeder WiraWiri Suroboyo di rute Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ)–Lakarsantri yang merupakan hasil evaluasi berkala terhadap tingkat keterisian penumpang atau load factor di setiap rute.
"Pembaruan armada ini dilakukan untuk mengakomodasi kebutuhan penumpang yang terus meningkat sekaligus mengoptimalkan operasional transportasi umum di Kota Surabaya. Dari hasil evaluasi di lapangan, kebutuhan di rute Lakarsantri cukup tinggi. Karena itu, kami meningkatkan kapasitas kendaraannya agar bisa mengakomodasi kebutuhan masyarakat," kata Kepala UPTD Pengelolaan Transportasi Umum (PTU) Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Eni Sugiharti, Selasa (27/10/2026).
Sebelumnya, rute TIJ–Lakarsantri dilayani kendaraan jenis Gran Max berkapasitas 10 penumpang yang digantikan mikrobus yang mampu menampung hingga 24 penumpang, terdiri atas 19 penumpang duduk dan lima penumpang berdiri dengan 18 unit untuk operasional dan satu unit sebagai cadangan. Pemilihan kendaraan juga mempertimbangkan karakteristik jalan dan kondisi lalu lintas di sepanjang rute, sehingga peningkatan daya angkut tetap sesuai dengan kebutuhan operasional.
“Dengan kendaraan yang kapasitasnya lebih besar, daya tampung penumpang meningkat dan operasional bisa lebih efisien. Kami menyesuaikan jenis kendaraan dengan kebutuhan rute agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” katanya.
Berdasarkan data Dishub armada transportasi umum Surabaya sebelum penambahan mikrobus baru terdiri atas 107 unit feeder dan 80 unit bus. Armada feeder tersebut mencakup 89 unit Gran Max dan 18 unit HiAce. Adapun armada bus terdiri atas 26 unit Bus, 23 unit bus medium, 17 unit bus Trans Semanggi Suroboyo, 12 unit bus listrik, serta dua unit bus tingkat. sb-05/dsy
Editor : Redaksi