Proyek Jalan Lingkungan Pondok Mutiara Siluman Tanpa Papan Nama

author Handoko Koresponden Sidoarjo

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Suasana pengerjaan infrastruktur jalan di lingkungan perumahan warga. SP/HANDOKO
Suasana pengerjaan infrastruktur jalan di lingkungan perumahan warga. SP/HANDOKO

i

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Proyek pemeliharaan jalan lingkungan di Perumahan Pondok Mutiara, Desa Jati, Kecamatan Sidoarjo, memicu sorotan tajam publik. Pengerjaan infrastruktur berupa peningkatan jalan aspal dan pemasangan paving tersebut kedapatan berjalan tanpa dilengkapi papan nama informasi proyek di lokasi kegiatan.

Ketiadaan plang informasi fisik tersebut dinilai mengangkangi aturan transparansi publik, khususnya Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) serta Peraturan Presiden terkait Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah. Setiap kegiatan konstruksi yang dibiayai oleh uang rakyat diwajibkan memasang papan nama agar masyarakat dapat mengawasi sumber anggaran, nilai kontrak, serta masa pengerjaannya.

Kondisi "proyek siluman" di lapangan ini memicu keresahan warga perumahan. Pasalnya, dikhawatirkan tumpang tindih—mana itu proyek milik Desa Jati dan mana itu milik Pemkab Sidoarjo—serta mempertanyakan kejelasan kontraktor pelaksana, besaran anggaran APBD yang digelontorkan, hingga batas waktu pengerjaan jalan di lingkungan mereka.

Saat dikonfirmasi di lokasi pengerjaan proyek Perumahan Pondok Mutiara, para pekerja lapangan menyebutkan bahwa kegiatan peningkatan aspal dan paving tersebut merupakan paket pekerjaan resmi dari dinas terkait.

Salah satu pekerja lapangan di lokasi proyek, sebut saja Maryono (48), mengatakan pengerjaan fisik jalan tersebut berada di bawah naungan Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang (DP2CKTR) Kabupaten Sidoarjo.

"Kami di sini hanya menjalankan tugas sebagai pekerja lapangan untuk pengaspalan dan pemasangan paving. Proyek ini memang dari Dinas P2CKTR Kabupaten Sidoarjo. Soal papan nama proyek, kami kurang tahu karena dari pemborong atau mandor belum ada yang memasang di lokasi," aku Maryono saat ditemui di sela pengerjaan jalan Pondok Mutiara, Selasa (27/10/2026).

Sementara itu, upaya konfirmasi dan klarifikasi telah dilakukan kepada pihak pejabat teknis DP2CKTR Sidoarjo guna meminta penjelasan terkait ketiadaan plang transparansi serta bentuk sanksi bagi kontraktor nakal.

Namun, hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas DP2CKTR Kabupaten Sidoarjo, Bachruni, tidak memberikan respons maupun jawaban atas permintaan konfirmasi yang dilayangkan awak media. (Hdk/hik)

Berita Terbaru

Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan Raih Mandaya Award sebagai Pesantren Mandiri dari Kemenko PM

Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan Raih Mandaya Award sebagai Pesantren Mandiri dari Kemenko PM

Selasa, 27 Okt 2026 15:44 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:44 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Pondok Pesantren Sunan Drajat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, meraih apresiasi Mandaya Awards 2026, atas kiprahnya dalam…

Disdikdaya Probolinggo Tekankan Transparansi Penggunaan Dana BOSP PAUD

Disdikdaya Probolinggo Tekankan Transparansi Penggunaan Dana BOSP PAUD

Selasa, 27 Okt 2026 15:21 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikdaya) Kabupaten Probolinggo menekankan pentingnya transparansi, ketertiban administrasi…

Musim Hujan di Kota Probolinggo Diperkirakan Mundur Pertengahan Desember 2026

Musim Hujan di Kota Probolinggo Diperkirakan Mundur Pertengahan Desember 2026

Selasa, 27 Okt 2026 15:19 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:19 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Menjelang prakiraan cuaca yang harusnya memasuki musim penghujan, namun di Kota Probolinggo justru diprediksi mundur. Hujan…

Intens Fasilitasi Pelatihan, Jurus Ning ita Perkuat Kemandirian Penyandang Disabilitas

Intens Fasilitasi Pelatihan, Jurus Ning ita Perkuat Kemandirian Penyandang Disabilitas

Selasa, 27 Okt 2026 15:05 WIB

Selasa, 27 Okt 2026 15:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Puluhan penyandang distabilitas atau difabel Kota Mojokerto mengikuti pelatihan olahan menu kafe di Gedung PLUT, Kota Mojokerto,…