SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperkuat peran generasi muda dalam pembangunan melalui dukungan anggaran untuk kegiatan produktif, pengembangan usaha, dan penggerakan Kampung Pancasila. Upaya itu dilakukan agar anak muda tidak sekadar menjadi peserta pembangunan, tetapi mampu menggerakkan ekonomi warga sekaligus menumbuhkan semangat persatuan dan kepedulian sosial di lingkungan tempat tinggalnya.
"Kota Surabaya ini milik para pemuda. Mereka tidak boleh berhenti dan tidak boleh hanya menjadi penonton. Karena itu, kami tidak hanya melibatkan mereka dalam pembangunan atau Musrenbang Pemuda, tetapi juga memberikan anggaran agar para pemuda bisa bergerak,” jelas Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Kamis (29/10/2026).
Semangat Sumpah Pemuda perlu diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Selain itu, Pemkot Surabaya tidak hanya membuka ruang partisipasi anak muda melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Pemuda, tetapi juga mendorong dukungan anggaran agar gagasan mereka dapat diwujudkan menjadi kegiatan produktif.
Adanya dukungan tersebut, diharapkan memperkuat berbagai inisiatif anak muda di tingkat kampung, termasuk melalui Karang Taruna dan kegiatan di balai RW. Selain menggerakkan usaha, lanjut dia, anak muda juga berinisiatif mengadakan pemutaran film melalui konsep layar tancap atau misbar (gerimis bubar).
Kegiatan ini turut membuka kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk, sehingga aktivitas pemuda dapat memberikan manfaat ekonomi bagi warga sekitar. “Lewat kegiatan anak-anak muda ini, kita ingin Kampung Pancasila benar-benar hidup, nilai-nilainya diterapkan sehari-hari. Anak-anak muda bisa bergerak bersama, saling membantu, menjaga kerukunan, dan peduli dengan lingkungan sekitarnya. Jadi, semangat Pancasila itu betul-betul dirasakan masyarakat,” katanya.
Ia berharap Kampung Pancasila menjadi ruang bagi anak muda untuk mengembangkan kreativitas sekaligus memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat. Dengan demikian, pembangunan tidak hanya terlihat dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kehidupan sosial yang semakin harmonis. sb-03/dsy
Editor : Redaksi