SURABAYAPAGI.com, Batu - Kawasan budidaya bunga tersebar di sejumlah wilayah di Kota Batu. Tiga di antaranya berada di Desa Gunungsari, Kelurahan Dadaprejo, dan Desa Sidomulyo, menyimpan keindahan bunga yang menarik untuk dijelajahi. Bahkan, wisatawan dapat menikmati kebun dengan beragam warna, melihat aktivitas petani, hingga memilih tanaman hias untuk dibawa pulang.
Masing-masing kawasan memiliki ciri khas, mulai dari kebun mawar, budidaya anggrek, hingga pusat penjualan berbagai tanaman hias. Ada yang dikenal sebagai sentra bunga potong, tempat budidaya anggrek, hingga kawasan yang menjadi tujuan berburu tanaman hias, Minggu (01/11/2026).
Selain itu, mawar potong dari desa ini dipasarkan ke berbagai daerah, termasuk untuk memenuhi permintaan menjelang hari Valentine pada 14 Februari. Daya tariknya terletak pada kebun mawar dengan beragam warna dan varietas. Beberapa varietas yang dibudidayakan, antara lain Cherry Brandy, Luciana, Red Holland, serta varietas lokal Pergiwo Pergiwati.
Selain menikmati pemandangan bunga, pengunjung dapat melihat kegiatan petani dalam menangani hasil panen. Aktivitas ini memberikan gambaran tentang perjalanan mawar sebelum dipasarkan kepada konsumen. Di Desa Gunungsari juga terdapat kebun yang menyediakan kegiatan petik mawar. Beberapa pengelola tersebut adalah Petik Mawar Gumur, Petik Mawar Rose Asterina, dan Petik Mawar Berkah.
Melalui kegiatan ini, wisatawan dapat merasakan pengalaman memilih dan memetik bunga langsung dari kebunnya sesuai ketentuan pengelola. Bunga maupun bibit tanaman juga dapat menjadi pilihan buah tangan. Untuk mengikuti kegiatan tersebut, wisatawan perlu memastikan terlebih dahulu biaya dan layanan yang tersedia.
Terdapat juga wisata edukasi pengenalan karakter anggrek, praktik aklimatisasi, serta cara menanam dan merawat tanaman. Wisatawan yang ingin mengikuti kegiatan tersebut sebaiknya menghubungi pengelola untuk menanyakan jadwal, materi, biaya, dan ketentuan pemesanan. bt-02/dsy
Editor : Redaksi