SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Sebagai upaya membantu 146 pasien yang selama ini rutin menjalani terapi cuci darah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro akan memberlakukan program layanan cuci darah atau hemodialisa gratis di lima rumah sakit umum daerah (RSUD) mulai Januari 2027. Melalui kebijakan tersebut, pasien hemodialisa di Bojonegoro tidak perlu lagi dirujuk ke rumah sakit luar daerah untuk mendapatkan layanan cuci darah.
Diketahui, untuk kelima rumah sakit yang akan menyediakan layanan tersebut diantaranya RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo, RSUD Temayang, RSUD Sumberrejo, RSUD Padangan, dan RSUD Kepohbaru. Sedangkan untuk pelaksanaannya menggunakan skema Kerja Sama Operasional (KSO).
Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah menyampaikan bahwa sektor kesehatan di Bojonegoro mengalami perkembangan signifikan. Pemkab, kata dia, terus berupaya memperkuat fasilitas kesehatan modern sekaligus memperluas jaminan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat. Sehingga, dengan adanya penguatan layanan kesehatan juga berdampak terhadap peningkatan Angka Harapan Hidup (AHH) masyarakat Bojonegoro.
Lebih lanjut, menurutnya AHH Bojonegoro meningkat dari 73 tahun pada 2023 menjadi 75 tahun 2 bulan. Capaian tersebut menjadi salah satu indikator perkembangan sektor kesehatan di daerah. Sementara itu, pertemuan rutin DWP kali ini sekaligus menjadi pembukaan program DWP Sehat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Dharma Wanita Persatuan.
Kegiatan tersebut ditandai dengan pelaksanaan vaksinasi HPV untuk mencegah kanker leher rahim atau kanker serviks. Sehingga, diharapkan melalui rangkaian program tersebut, Pemkab Bojonegoro berharap peningkatan fasilitas kesehatan dapat berjalan beriringan dengan upaya memperluas akses pelayanan yang terjangkau bagi masyarakat. bj-01/dsy
Editor : Redaksi