SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Guna memperkuat kelembagaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayah setempat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (Disdagkop UM) setempat bakal berupaya meningkatkan kapasitas pengurus.
Selain pelatihan dan sertifikasi bendahara tersebut, dinas koperasi juga telah beberapa kali melaksanakan bimbingan teknis kepada ketua dan sekretaris pengurus KDMP. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Koperasi Provinsi Jawa Timur dan Kementerian Koperasi terkait kondisi maupun perkembangan tata kelola KDMP di Kabupaten Bojonegoro.
"Peningkatan kapasitas pengurus KDMP terus dilakukan termasuk mengadakan sertifikasi bagi bendahara koperasi. Saat peringatan hari koperasi tingkat Jawa Timur, KDMP Kabupaten Bojonegoro masuk 10 besar terbaik di Jatim," kata Kepala Disdagkop UM Kabupaten Bojonegoro, Moh. Akhmadi,Minggu (01/11/2026)..
Diketahui, pembangunan gedung KDMP di Kabupaten Bojonegoro menjadi yang terbanyak secara nasional dengan jumlah 396 gedung dari 430 desa/kelurahan. Serta terdapat 378 manager yang ditugaskan Agrinas untuk mengelola KDMP tersebut, meskipun di Kabupaten Bojonegoro terdapat 85 KDMP yang sudah beroperasi dari ratusan gedung yang terbangun.
"Harapannya KDMP yang menjadi program nasional ini berjalan baik sesuai ketentuan dan tentunya memperhatikan pengurus KDMP yang telah berupaya mendirikan sejak awal," terangnya.
Oleh karenanya, perhatian pemerintah daerah sangat besar dalam mendukung kesuksesan KDMP di Kabupaten Bojonegoro, seperti pelatihan pengurus, rapat koordinasi bersama asosiasi dan upaya-upaya yang lainnya. Sehingga, keberadaan pengurus koperasi, tidak boleh dikesampingkan meskipun Agrinas menjadi pengelola seluruh KDMP. bj-01/dsy
Editor : Redaksi