Deprintz Industrial Exhibition 2021, Bangkitkan Semangat Berwirausaha

SurabayaPagi, Gresik – Pandemi Covid-19 memang membawa dampak luar biasa bagi perekonomian Indonesia, sehingga banyak pegawai dirumahkan maupun di PHK.
 
Menyikapi hal tersebut banyak pihak berusaha membantu pemerintah agar jumlah pengangguran tak bertambah banyak dengan memberikan peluang berwirausaha supaya mereka tetap bisa bertahan hidup.
 
Perhatian tersebut juga ditunjukkan perusahaan alat percetakan dengan menggelar pameran Deprintz Industrial Exhibition 2021 pada beberapa waktu lalu.
 
Dengan pameran mesin industri, PT. Deprintz Sukses Sejahtera memamerkan ragam mesin seperti laser cutting, cnc router, bending, dan welding ini berfokus pada usaha advertising yang pertama kali digelar dan berlangsung di Legundi Business Park, Gresik, Jawa Timur. Rabu (10/11/2021).
 
Pameran ini dikunjungi puluhan pelaku usaha di  bidang advertising yang tidak hanya berasal dari Jawa Timur saja namun luar Jawa pun ada.
 
Dekky Tanoyo, selaku CEO PT. Deprintz Sukses Sejahtera mengatakan, pertumbuhan usaha di bidang periklanan di Indonesia termasuk Jawa Timur masih terbuka lebar dan berkembang.
 
Menurutnya, pameran mesin industri 2021 ini bertujuan untuk membantu meningkatkan semangat dan produktivitas para pelaku usaha advertising khususnya di Jawa Timur.
 
“Selain itu juga membuka lebih banyak peluang untuk kolaborasi, investasi, dan bisnis secara umum”, ujar Dekky.
 
“Semoga mesin, perlengkapan serta peralatan yang dipamerkan di Deprintz Industrial Exhibition ini dapat menjawab kebutuhan usaha advertising saat ini sehingga dapat mendukung dan mengubah masa depan bisnis periklanan Jawa Timur lebih baik lagi kedepannya,” tambahnya.
 
Hasanudin pengunjung pameran asal Makassar merasa senang dengan digelarnya pameran industri percetakan seperti ini, sehingga dirinya dapat mengetahui alat apa yang dibutuhkannya untuk memulai bisnis advertising.
 
“Acara ini bagus sekali untuk menambah wawasan terutama bagi kami pemula yang ingin memulai usaha di bidang advertising. Terus kita juga bisa melihat beberapa teknologi terbaru untuk (menunjang) usaha,” ujar Hassanudin.
 
Antusiasme pengunjung pameran tidak berhenti pada kunjungan para pemain usaha advertising sendiri, namun juga dihadiri oleh para guru dan siswa perwakilan dari SMK di sekitaran Kota Surabaya dan Lamongan.
 
“Kunjungan industri ini kami tujukan agar siswa kami memahami bagaimana dunia kerja di bidang advertising itu sendiri”, ujar Iwan Zanuar, S.Kom selaku guru pendamping SMK Muhammadiyah 5 Babat Lamongan.
 
Slamet Ardiansah selaku guru pendamping SMK KAL 1 Surabaya juga mengatakan, acara ini bisa mengedukasi siswa dalam memperkenalkan mesin industri yang sedang berkembang saat ini.
 
Tiket masuk pameran ini gratis dan terbuka baik bagi pengunjung bisnis ataupun perorangan, yang sebelumnya sudah mendaftar online atau on the spot. By