SURABAYAPAGI.com, Gresik - Perbaikan total Jalan Harun Thohir, Desa Pulopancikan, Kecamatan Gresik hampir dipastikan dikerjakan pada tahun anggaran 2018. Sinyal ini mengemuka setelah Komisi III DPRD Kabupaten Gresik melakukan rapat dengar pendapat dengan perwakilan OPD terkait dan beberapa perusahaan pemangku kepentingan, bertempat di ruang rapat komisi, Kamis (14/9).
Kepastian itu diputuskan setelah para wakil rakyat mendengarkan langsung pendapat dan masukan dari perwakilan perusahaan yang memanfaatkan arus jalan vital sekitar Pelabuhan Gresik tersebut. Diantaranya PT Pelindo III Cabang Gresik; PT Gresik Jasa Tama dan PT Pertamina Lubricant. Mereka sepakat akan membantu pendanaan perbaikan jalan secara patungan dan proporsional.
Ketua Komisi III Moh Syafi'AM berharap pada awal pembahasan RAPBD 2018 sekitar November nanti, rencana kegiatan perbaikan Jalan Harun Thohir sudah harus dimunculkan dalam draf pengajuan nota anggaran 2018. Syafi' lantas meminta perwakilan bappeda dan dinas PUTR untuk segera menyiapkan road map dan pola pendanaan proyek. "Buat pola pendanaan, karena proyek ini akan dibiayai bersama oleh pemerintah daerah dan dana kontribusi perusahaan sekitar pelabuhan," pinta politisi senior PKB tersebut.
Karena pola pembiayaan patungan ini belum pernah diterapkan, Syafi' kemudian menyarankan agar pihak eksekutif dan anggota komisi III berkonsultasi ke Kemendagri di Jakarta. Tapi pola pembiayaan seperti ini, ungkapnya, sudah pernah diterapkan di Cibinong, Jawa Barat. Beberapa perusahaan swasta di sana melalui dana CSR masing-masing telah membangun sebuah jalan sebagai akses bersama.
Sebagaimana diketahui, Jalan Harun Thohir saat ini kondisinya rusak parah. Jalan beton sepanjang 1,7 km tersebut setiap hari menjadi akses keluar masuk kendaraan berat dari dan keluar Pelabuhan Gresik. Sehingga tidak mengherankan bila jalan beton yang dibangun sekitar 30 tahun lalu itu kini rusak parah. Menurut dinas PU, perbaikan yang akan dilakukan harus total karena pondasi jalan sudah tergerus oleh air. Asumsi anggaran perbaikan berkisar Rp 20 miliar per kilometer.
Sementara Kades Pulopancikan Sugiarto sangat berharap para wakil rakyat "mengawal" rencana perbaikan total Jalan Harun Thohir. "Sudah bertahun-tahun warga kami terdampak kerusakan Jalan Harun Thohir. Selain rawan kecelakaan, juga polusi udara di pemukiman sangat kotor akibat debu jalan yang beterbangan," ungkapnya berharap. did/adv
Editor : Redaksi