Bentuk Kepedulian Sesama, Gerakan ASN Banyuwangi Berbagi Salurkan Paket Sembako

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat menyalurkan paket sembako Gerakan ASN Banyuwangi Berbagi. SP/ BYW
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat menyalurkan paket sembako Gerakan ASN Banyuwangi Berbagi. SP/ BYW

i

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Gerakan Sosial Aparatur Sipil Negara (ASN) Banyuwangi Berbagi terus konsisten sejak dua tahun terakhir menyalurkan puluhan ribu paket sembako disalurkan kepada keluarga miskin di wilayahnya sebagai bentuk kepedulian bersama.

Diketahui, Gerakan ASN Banyuwangi Berbagi merupakan gerakan sosial yang digelar tiap bulan dengan menyalurkan puluhan ribu paket sembako kepada keluarga miskin yang telah masuk dalam database kemiskinan dan setiap ASN telah mendapatkan data warga miskin yang telah tertera di aplikasi Smart Kampung.

"Ini merupakan gerakan rutin yang telah kami lakukan bersama-sama sejak 2024, kami dorong ASN untuk terus melakukan aksi sosial, berbagi rezeki untuk meringankan beban ekonomi keluarga kurang mampu," jelas Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Kamis (29/01/2026).

Lebih lanjut, data tersebut merupakan data warga miskin yang masuk dalam desil satu Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial. selain melibatkan ASN, program tersebut juga melibatkan PPPK penuh waktu.

“Semua ASN Banyuwangi, kecuali PPPK Paruh Waktu, dilibatkan dalam program ini. Semakin tinggi jabatan ASN maka semakin banyak sembako yang akan disalurkan. Sehingga di program ini sembako yang terkumpul lebih dari jumlah sasaran yang dijangkau,” ujar Asisten Administrasi Umum Budi Santoso. 

Pihaknya berharap lewat program yang kami lakukan secara berkelanjutan ini ditambah berbagai program pemberdayaan dan pengentasan kemiskinan lainnya akan semakin mengurangi penduduk miskin Banyuwangi secara signifikan. Selain itu, dapat memberikan kesempatan semua pihak untuk terlibat dan menyadari penanganan kemiskinan harus bersama-sama. Tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah, melainkan harus melibatkan banyak pihak termasuk para ASN.

Perlu diketahui, berdasarkan data Pemkab, angka kemiskinan di Banyuwangi terus menurun setiap tahun, dan tercatat 8,07 persen (2021), turun menjadi 7,51 persen pada 2022, pada 2023 kembali turun menjadi 7,34 persen, dan 6,8 persen di 2024, hingga mencapai angka terendah sepanjang sejarah daerah yakni 6,13 persen pada 2025. by-01/dsy

Berita Terbaru

Gubernur BI Destry, Janji Maksimalkan Jaringan Kantor Daerah

Gubernur BI Destry, Janji Maksimalkan Jaringan Kantor Daerah

Kamis, 03 Sep 2026 06:44 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 06:44 WIB

SURABAYAPAGI.com - Salah satu tugas utama Bank Indonesia (BI) adalah menjaga stabilitas nilai rupiah. Stabilitas nilai Rupiah ini mengandung dua aspek, yaitu…

Prabowo akan Bangun Kapal Ikan Modern 4.582 Unit

Prabowo akan Bangun Kapal Ikan Modern 4.582 Unit

Kamis, 03 Sep 2026 06:42 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 06:42 WIB

SURABAYAPAGI.com - Pemerintah menyiapkan program modernisasi kapal ikan untuk mendorong nelayan memanfaatkan potensi ikan di laut lepas. Ditargetkan…

Kontrak Pertamina Lubricants dengan VR46 Racing Team, Diusik

Kontrak Pertamina Lubricants dengan VR46 Racing Team, Diusik

Kamis, 03 Sep 2026 06:40 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 06:40 WIB

SURABAYAPAGI.com - Kontrak Pertamina Lubricants dengan VR46 Racing Team telah dimulai sejak 2024 hingga akhir 2026. Meski tak pernah disebut angka pastinya,…

Juli Lalu, 1,53 juta Turis ke Indonesia

Juli Lalu, 1,53 juta Turis ke Indonesia

Kamis, 03 Sep 2026 06:38 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 06:38 WIB

SURABAYAPAGI.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ada 1,53 juta turis asing yang berkunjung ke Indonesia sepanjang Juli 2026. Jumlah kunjungan wisman…

PENAHANAN PEMRED RADIT, PROYEK JENDERAL, DIRUNTUHKAN TAMTAMA

PENAHANAN PEMRED RADIT, PROYEK JENDERAL, DIRUNTUHKAN TAMTAMA

Kamis, 03 Sep 2026 06:35 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 06:35 WIB

Kajari Surabaya dan Direskrimum Polda Jatim Yth,.. Dari temuan fakta-fakta dan surat pernyataan berisi pengakuan Erick Wowpor, tanggal 23 Januari 2026, saya…

Iran Mulai Kurangi Pemakaian BBM

Iran Mulai Kurangi Pemakaian BBM

Kamis, 03 Sep 2026 06:32 WIB

Kamis, 03 Sep 2026 06:32 WIB

SURABAYAPAGI.com – Iran mengurangi pemakaian BBM. Seruan ini disampaikan Ketua Parlemen Iran pada hari Selasa (1/9) waktu setempat, seiring negara tersebut m…