SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Khoirul Anam benar-benar nekat. Dia beraksi di stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya. Dengan menyaru sebagai supporter sepak bola, pemuda 25 tahun asal Jalan Tambak Gringsing Baru 2/37, Perak Timur, Pabean Cantikan Surabaya itu mencopet HP seorang supporter. Beruntung korban mengingat betul wajah Anam. Sehingga oleh petugas, Anam berhasil diringkus kendati komplotannya berhasil kabur membawa HP milik korban.
Penonton sepak bola yang apes saat itu bernama M Hasanudin (21) asal Simolawang, Simokerto Surabaya. Dia kehilangan HP Xiaomi saat antre masuk stadion GBT, Pakal Surabaya. Tepatnya pada Kamis (14/9/2017) kemarin sekitar pukul 14.00 Wib. Saat hendak masuk stadion, tiba-tiba dia dan istrinya dipepet dan didorong seorang pria tak dikenal yang tidak lain adalah Anam.
Akibat dipepet itulah, istri Hasanudin hampir terjatuh. Beruntung Hasan langsung memegangi istrinya. Namun sayang, HP miliknya yang berada di kantong celana bagian depan lenyap. Kendati Hasan sempat merasa ada yang menggerayangi kantong celananya, namun dia lebih memikirkan istrinya. Setelah itu, Hasan mencoba mengejar pria yang mendorongnya tersebut.
"Kami mendapat laporan dari korban. Dan kami langsung menyisir. Kami berhasil amankan satu pelakunya. Sedangkan kelompoknya yang lain berhasil kabur dengan membawa HP milik korban," sebut Kapolsek Pakal, Kompol I Gede Suartika, Minggu (17/9/2017). Pelaku itu tak lain adalah Anam.
Anam sendiri diamankan saat dia duduk bersama dua temannya di tempat penjual pentol. Sayang, dua orang Anam melarikan diri dan membawa milik Hasan. "Kami sudah memeriksa pelaku (Anam, red). Ngakunya baru sekali. Tapi kamu yakin mereka adalah kelompok pelaku yang sudah sering beraksi di GBT pada saat ada pertandingan sepak bola," beber Kompol Gede.
Selain masih akan mengembangkan keterlibatan Anam dalam aksi aksi pencopetan sebelumnya. Tim Anti Bandit Polsek Pakal juga tengah mengejar dua pelaku yang diduga menjadi kawanan yang biasa beraksi bersama Anam. bkr
Editor : Redaksi