Jumat Berkah: Tahun Baru Islam Vs Masehi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Tahun Baru Islam, yang baru kita peringati, lebih berfokus pada perenungan spiritual dan muhasabah (evaluasi diri) dibandingkan kemeriahan pesta tahun baru Masehi.

Umat Islam menyambutnya dengan doa bersama, pengajian, dan zikir, sementara Tahun Baru Masehi bersifat kultural global dengan budaya perayaan yang identik hura-hura seperti kembang api dan konser.

Tahun Baru Masehi yaitu Kalender Gregorian, sering dirayakan dengan hingar-bingar tradisi global. Sebaliknya, Tahun Baru Islam (1 Muharram) diperingati atas peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah. Peristiwa ini adalah simbol perjuangan dan pengorbanan yang lebih direnungkan maknanya daripada dirayakan dengan hura-hura.

Beda dengan Tahun Baru Masehi yang telah mengakar kuat secara internasional. Tahun Baru Masehi, menjadi liburan sekuler yang dipadukan dengan budaya pop, industri hiburan, dan pariwisata.

Bagi saya, Tahun Baru Islam (1 Muharram) adalah momentum spiritual untuk melakukan refleksi diri (muhasabah) dan hijrah—berubah menjadi pribadi yang lebih baik secara moral, sosial, dan spiritual, sekaligus mengenang sejarah perjuangan Nabi Muhammad SAW.

Perayaan pergantian tahun dalam kalender Hijriah ini berpusat pada nilai-nilai mengenang peristiwa perpindahan Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah pada 622 M. Peristiwa ini bukan sekadar pindah lokasi, melainkan strategi besar untuk membangun peradaban, persaudaraan, dan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai Islam.

Dan ini momen yang tepat untuk meninjau kembali amal ibadah dan perbuatan di tahun yang lalu, serta memperbaiki kekurangan untuk masa depan.

Ada semangat hijrah yang dimaknai sebagai upaya meninggalkan kebiasaan buruk, dosa, atau hal yang dilarang Allah SWT, menuju ketaatan dan produktivitas.

Muharram adalah salah satu dari al-asyhur al-hurum (bulan-bulan yang dimuliakan dan dilarang berperang). Umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan saleh, seperti berpuasa (terutama puasa Asyura dan Tasu'a) dan bersedekah.

Dalam ajaran Islam, hari raya yang disyariatkan dan dianjurkan untuk dirayakan secara besar-besaran atau bersukacita hanyalah Idul Fitri dan Idul Adha. Oleh karena itu, pergantian tahun Hijriah lebih diposisikan sebagai momen khusyuk untuk introspeksi amal ibadah yang telah berlalu.([email protected])

Tag :

Berita Terbaru

Isu KUR di Jember, Ibrahim: Jangan Salahkan Bank BUMN Penyalur, Masalah Ada Pada Collection Agent

Isu KUR di Jember, Ibrahim: Jangan Salahkan Bank BUMN Penyalur, Masalah Ada Pada Collection Agent

Sabtu, 11 Jul 2026 22:12 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 22:12 WIB

SurabayaPagi, Jakarta — Pengamat Ekonomi dan Perbankan Ibrahim Assuaibi menyoroti penetapan tiga tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dalam kasus dugaan k…

Sarasehan Doktor dan Profesor Alumni Gontor Ponorogo, Siapkan Hadiah Untuk Indonesia

Sarasehan Doktor dan Profesor Alumni Gontor Ponorogo, Siapkan Hadiah Untuk Indonesia

Sabtu, 11 Jul 2026 16:15 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 16:15 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- memasuki abad ke dua, Pondok Modern Darussalam Gontor tengah bersiap meluncurkan sebuah karya monumental berbentuk buku bertajuk…

Penghargaan Kemenkes untuk Wings Surya, Bukti Peran CSR di Sektor Kesehatan

Penghargaan Kemenkes untuk Wings Surya, Bukti Peran CSR di Sektor Kesehatan

Sabtu, 11 Jul 2026 14:35 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 14:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya — Peran sektor swasta dalam mendukung program kesehatan nasional kembali mendapat pengakuan. PT Wings Surya menerima penghargaan dari K…

Ratusan Runner Ponorogo Ikuti UNIDA Gontor Fun Run 6,3 K, Syiar Sehat Jasmani 

Ratusan Runner Ponorogo Ikuti UNIDA Gontor Fun Run 6,3 K, Syiar Sehat Jasmani 

Sabtu, 11 Jul 2026 10:11 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 10:11 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo- Kawasan Jalan HOS Cokroaminoto, tepatnya di depan Toko La Tansa, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, dipadati ratusan pelari pada Sabtu…

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Ormas Gerakan Lingkungan Dukung Kortastipidkor Polri Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 21:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Gerakan untuk Lingkungan, Rusdi Legowo, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Korps Pemberantasan…

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Fraksi DPRD Pertanyakan SILPA Rp154,7 Miliar

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 19:50 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Besarnya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp154,79 miliar di tengah kebijakan efisiensi anggaran …