SURABAYAPAGI.com, Kediri - Pemerintah Kota Kediri tahun ini optimis mempertahankan penghargaan tertinggi Kota Sehat Swasti Saba Wistara. Kota Kediri sudah tiga kali meraih penghargaan itu berturut-turut. Penilaian keempat bakal dilakukan tahun ini.
Dari pantauan di lapangan, sejumlah tim juri dari Kementerian Kesehatan datang langsung ke Kota Kediri untuk melakukan pengujian. Sebanyak tiga tim disebar di beberapa kelurahan untuk melakukan penilaian di lapangan. Salah satunya di lokasi sanitasi Kelurahan Dandangan Kota Kediri yang menjadi penilaian.
Eko Budi Yuniasto, tim juri dari Kementerian Kesehatan mengaku, Jawa Timur menjadi wilayah yang sangat baik untuk menyandang predikat Swasti Saba Wistara. Sebab, beberapa daerah di Jawa Timur termasuk Kota Kediri sudah menyandang predikat tertinggi dalam penghargaan Kota Sehat. "Kita ingin Kota Kediri dapat mempertahankan penghargaan ini. Untuk mendapatkan penilaian Kota Sehat harganya mahal. Sebab jika ingin mendapatkan predikat itu tetapi masih banyak warga yang membuang BAB sembarangan berarti belum bisa dikatakan Kota Sehat. Selain itu, daerah harus dapat memenuhi beberapa indikator penilaian lainnya," ujarnya, saat menilai lokasi sanitasi di Kelurahan Dandangan, Rabu (20/9/2017).
Menurutnya, penilaian Kota Sehat ini merupakan tantangan berat bagi daerah Kabupaten/Kota. Salah satunya tantangan yakni tentang suksesnya sanitasi di tiap lingkungan permukiman. "Selain beberapa indikator lainnya, dari penilaian kemarin masih kita temukan banyak daerah lain yang belum menyosialisasikan warganya agar tidak BAB sembarangan. Namun, di Kota Kediri ini kita lihat sudah banyak sanitasi yang dibangun untuk menyelesaikan masalah tersebut," ucapnya.
Penilaian untuk predikat Kota Sehat didasarkan pada Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kesehatan Nomor 34 Tahun 2005 tentang Penyelenggaraan Kabupaten/Kota sehat yang dilakukan setiap dua tahun sekali. Dalam penghargaan itu, Kota Kediri berhasil meraih penghargaan Swasti Saba Wistara sebanyak tiga kali berturut-turut. Penghargaan itu merupakan penghargaan tertinggi bagi Kota Sehat. Can
Editor : Redaksi