Pencegahan Melalui Penindakan

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Koordinator Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan ICW, Tama S Langkun berpendapat bahwa aksi Operasi Tangkap Tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (OTT KPK) di Kota Batu dan beberapa daerah lain yang dilakukan beberapa waktu terakhir dapat dikatakan demi menyambut Pilkada Serentak 2018. Melalui penindakan, diharapkan para Calon Kepala Daerah lain yang hendak berlaga dalam Pilkada menjadi sadar akan ancaman apabila melakukan tindak pidana korupsi. “Penindakan ini kan bisa diartikan sebagai tindakan pencegahan juga kan. Bisa dilihat bahwa, sebelum terjadi proses politik ini KPK melakukan pencegahan dengan menangkap beberapa Kepala Daerah yang berada di wilayah prioritas untuk ditegakkan akan kesadaran anti korupsinya,” kata Tama, sapaan akrabnya. Selain itu, OTT yang marak dilakukan di daerah Kabupaten/Kota juga dipandang Tama sebagai minimnya bentuk pengawasan internal yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi. “Kan kalau Inspektoratnya bekerja, tentunya orang yang masuk penjara dapat diminimalkan karena adanya pengawasan. Selain itu, kesadaran hukuman untuk koruptor juga sangat rendah. Ini karena dalam 6 bulan terakhir ini saja, hukuman untuk koruptor ini seringkali jauh dibawah tuntutan minimum, paling hanya 2 tahun,” tambahnya. Disamping itu, menurut Tama, OTT terhadap Edi Rumpoko juga merupakan tamparan keras bagi Partai Politik. Sebab, hal ini berarti partai politik belum berhasil mencetak kader-kader yang bersih untuk dijadikan Kepala Daerah. “Karena kan kita tahu, biaya politik ini sangat mahal. OTT ini bisa jadi peringatan juga agar mereka tidak maju sebagai Kepala Daerah untuk mencari keuntungan pribadi ataupun hanya balik modal saja,” pungkasnya. ifw

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru