Petahana Dapat Dukungan Pasti Dari Muslimat NU

surabayapagi.com
SURABAYA PAGI.com, Kediri - Langkah Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar semakin matang dalam Pilkada Kota Kediri 2018. Pasalnya, calon petahana ini dipastikan mendapat dukungan dari Muslimat Nahdlatul Ulama (NU). Doa dan dukungan disampaikan ribuan muslimat yang hadir dalam acara Pengajian Ahad Pahing dan Santunan Yatim Piatu Bulan Muharram 1439 H Muslimat NU Kota Kediri di Pondok Pesantren Al Islah, Kelurahan Bandar Kidul, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Minggu (24/9/2017) pagi. Berada di depan muslimat, Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar meminta doa restu untuk kembali mencalonkan diri dalam Pilkada Kota Kediri 2018. "Saya mohon doa restu kalau Allah ngijabahi, maju lagi dalam Pilwali Kediri nanti," ucap Abdullah Abu Bakar dalam sambutannya. Seraya bersamaan sambutan tersebut sontak para anggota muslimat langsung serentak menjawab akan memberikan doa dan restunya. Restu dari organisasi islam besar ini (muslimat) tentu membuat Abdullah Abu Bakar tersenyum sekaligus terharu. "Saya berjanji akan menggandeng kembali Lilik Muhibbah dalam pilwali mendatang," imbuhnya. Sementara itu, Lilik Muhibbah yang juga menjadi Wakil Walikota Kediri saat ini, merupakan Ketua Pengurus Cabang (PC) Muslimat NU Kota Kediri. Selama hampir empat tahun keduanya bersama sama memimpin Kota Kediri. Terpisah Ning Lik mengaku, doa dan restu yang disampaikan muslimat tersebut dapat terwujud. "Semoga doa yang disampaikan ibu-ibu ini diijabahi, amin," tuturnya. Sekedar diketahui, jumlah anggota Muslimat NU di Kota Kediri mencapai sekitar 7.025 orang. Organisasi ini tergolong memiliki anggota yang besar untuk ukuran ormas di Kota Kediri. PC Muslimat NU juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial keagamaan. Seperti santunan yatim piatu dan pengajian setiap hari minggu secara berkeliling tiap anak cabang. Pilwali Kediri sendiri telah memasuki tahap sosialisasi awal. Ada beberapa nama yang muncul sebagai bakal calon di pilkada tersebut. Diantaranya ada calon petahana Abdullah Abu Bakar bersama wakilnya Lilik Muhibbah, mantan walikota sebelumnya Samsul Ashar, anggota DPRD Kota Kediri Sudjono Teguh Wijaya, dan Anggota DPRD Kota Kediri Ahmad Abdul Muqtadir. Dari keseluruhan bakal calon, pasangan petahana yakni Abdullah Abu Bakar bersama Lilik Muhibah dianggap paling siap. Sebab partai pengusung yaitu PAN Kota Kediri sudah dapat mengusung mereka berdua karena memiliki enam kursi yang menjadi salah satu syarat di pemilihan. Sedangkan bakal calon lainnya hingga kini masih belum mendapatkan kepastian partai politik apa saja yang bakal mengusung. Can

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru