SURABAYAPAGI.com, New York - Tengku Ryo, Maestro Biola Indonesia, belum lama ini berhasil memikat warga internasional lewat penampilannya di ajang tahunan Couture Fashion Week di kota New York.
Hal tersebut merupakan penampilan solo Tengku Ryo yang kedua kalinya di panggung Couture fashion Week, setelah sebelumnya tampil di ajang yang sama pada tahun 2015 lalu.
Bukan hanya gesekan biolanya yang berhasil memukau baik para penonton lokal maupun internasional yang hadir, tetapi kostum berbahan kain songket Deli yang dikenakannya juga berhasil membuat mereka penasaran.
"Ketika pertunjukkan (di New York) itu membawakan lagu yang saya buat sendiri, yang berjudul Zapin Songket Nusantara, karena dalam konteksnya sedang mempromokan juga kain songket tradisional melayu Indonesia di forum itulah," kata Tengku Ryo.
Seperti dikutip dari VOA Indonesia, Minggu (1/10), dalam kesempatan itu Tengku Ryo juga menjelaskan mengenai bahan dan filosofi dari songket yang ia kenakan.
"Salah satu penonton dari Perancis itu dia banyak bertanya. Baju yang saya pakai juga mereka mau beli," ujar pria kelahiran Medan ini.
"Kita cuma cukup menjelaskan saja, kain ini berasal dari apa, bagaimana cara membuatnya, kemudian apa filosofinya," tambah dia.
Hal itu lah yang mendorong Tengku Ryo untuk lebih semangat lagi memperkenalkan kain songket di kancah internasional
"Ini yang sedang kita bicarakan, karena peminatnya begitu banyak jadi kita akan upayakan untuk bisa juga mengirim desainer-desainer yang menggunakan bahan songket pada acara berikutnya ya," kata Tengku Ryo.
Dwitra Zaky, pendiri event organizer Brama International di AS yang ikut mengurus pagelaran busana para desainer Indonesia dan juga penampilan Tengku Ryo di ajang Couture Fashion Week 2017, membenarkan rencara tersebut. Mereka berencana membawa beberapa desainer Sumatera dan produk-produk songket bulan Februari 2018.(FF)
Editor : Redaksi