Mencegah Hipertensi Pada Tekanan Darah yang Sudah Naik

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Banyak yang khawatir jika tekanan darah tinggi karena menyebabkan hipertensi. Tahukah bahwa tekanan darah yang lebih sedikit dari normal juga berbahaya. Kondisi ini disebut prehipertensi. Prehipertensi merupakan kategori baru dalam pengukuran tekanan darah. Sebenarnya, prehipertensi merupakan tanda peringatan dari hipertensi. Orang dengan prehipertensi memiliki tekanan darah yang sedikit naik, tapi belum bisa dimasukkan dalam kategori tekanan darah tinggi atau hipertensi. Anda termasuk dalam kategori prehipertensi jika memiliki tekanan darah sistolik (angka atas dalam pembacaan tekanan darah) sebesar 120-139 mmHg atau memiliki tekanan darah diastolik sebesar 80-89 mmHg. Apakah prehipertensi bisa menjadi hipertensi? Orang yang mempunyai prehipertensi mempunyai dua kali lebih besar untuk mengembangkan tekanan darah. Dilansir dari Harvard Health Publishing, orang dengan prehipertensi juga mempunyai risiko lebih tinggi terkena penyakit jantung dan stroke. Agar tidak berekembang menjadi hipertensi, berikut hal-hal yang harus dilakukan : Jaga berat badan tetap dalam rentang ideal Kelebihan berat badan atau obesitas dapat meningkatkan risiko hipertensi. Sehingga, menurunkan berat badan dapat dilakukan agar tekanan darah terkendali. Olahraga teratur Olahraga dapat membantu Anda dalam menjaga berat badan dan mengurangi stres, sehingga tekanan darah pun bisa terkontrol. Lakukanlah olahraga setidaknya 30 menit per hari atau 150 menit per minggu, seperti jalan cepat, lari, bersepeda, dan berenang. Atur konsumsi makanan Anda Makanan dapat memengaruhi tekanan darah Anda. Perbanyaklah asupan sayuran, buah-buahan, makanan sumber protein rendah lemak (seperti ikan, tahu, dan tempe), dan biji-bijian (seperti gandum). Pilih produk susu rendah lemak dan batasi asupan makanan yang mengandung lemak jenuh dan lemak trans, seperti makanan yang digoreng dan junk food. Batasi asupan garam atau natrium Mengurangi konsumsi makanan yang mengandung garam atau natrium tinggi dapat membantu Anda mengontrol tekanan darah. Batasilah asupan natrium Anda hanya sebesar 2400 mg atau setara dengan 6 gram garam (sekitar 1 sendok teh). Batasi konsumsi minuman beralkohol dan berhenti merokok Terlalu banyak konsumsi alkohol dan sering merokok dapat meningkatkan tekanan darah Anda. Sehingga, baiknya Anda membatasi atau bahkan menghindari konsumsi minuman beralkohol dan merokok. Lakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin Dengan memantau tekanan darah Anda secara rutin, Anda bisa mengetahui adanya perubahan tekanan darah sejak dini. Sehingga, Anda bisa mengambil langkah lebih awal sebelum masalah tekanan darah berkembang lebih serius.

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru