Bedah Sumber, Ribuan Warga Berebut Tangkap Ikan dengan Tangan Kosong

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Ribuan warga Dusun Sidorejo, Desa Wonosari, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto berebut menangkap ikan dengan tangan kosong di Sumber Wuluh. Dengan tangan kosong, ribuan warga turun ke sumber air yang ada di desa mereka dalam rangka bedah sumber. Kepala Desa (Kades) Wonosari, Muhammad Yasin (52) mengatakan, bedah sumber rutin dilakukan setiap setahun sekali untuk hiburan rakyat dengan didukung PAD. "Syaratnya hanya warga Wonosari, di luar Desa Wonosari tidak diperbolehkan karena ini memang untuk hiburan rakyat," ungkapnya, Minggu (8/10/2017). Selain itu, warga yang ikut turun ke sumber tidak diperkenankan membawa alat selain kantong untuk hasil tangkapan ikan. Masih kata Kades, beberapa jenis ikan yang ada di Sumber Wuluh. Seperti tombro, lele, mujair, nila dan kutuk ditangkap para warga menggunakan tangan kosong. "Ada ribuan warga yang ikut bedah sumber, mulai anak-anak hingga dewasa dan tak hanya kaum laki-laki tapi juga perempuan. Ikannya sendiri ada sekitar 3 ribu ikan, warga bisa membawa pulang hasil tangkapan dan yang mendapatkan ikan terbesar akan mendapatkan hadiah uang tunai," katanya. Kades menjelaskan, ikan terbesar mendapatkan uang senilai Rp200 ribu, terbesar kedua Rp150 ribu dan terbesar ketiga Rp100 ribu. Menurutnya, ikan yang ada di Sumber Wuluh merupakan hasil pembibitan yang dilakukan pihak desa setahun yang lalu. "Setelah acara bedah sumber, kita bibit lagi ikannya dan akan kembali dipanen saat bedah sumber seperti saat ini. Sumber Wuluh sendiri merupakan sumber dengan mata air alami dan ini masih ada hubungannya dengan Kerajaan Majapahit karena di sisi utara juga ada Candi Bangkal," ujarnya. Menurutnya, sejarah nenek moyang menyebutkan jika Sumber Wuluh dan Candi Brangkal mempunyai cerita yang berkesinambungan. Selain memiliki cerita, Sumber Wuluh juga dimanfaatkan warga untuk irigasi pertanian dan rencananya akan dijadikan destinasi wisata Desa Wonosari. "Bedah sumber sudah rutin dilakukan setiap tahun, namun kedepan akan dikemas lagi untuk dijadikan destinasi wisata yang ada di Desa Wonosari selain Candi Bangkal yang ada di sisi utara," jelasnya. Salah satu peserta, Ardian (15) menuturkan, jika menangkap ikan dengan tangan kosong ternyata cukup sulit. "Cukup sulit karena ikannya licin jadi harus pintar-pintar mencari akan untuk menangkap. Tadi dapat beberapa, lumayan bisa dibawa pulang untuk dimakan bersama keluarga," tuturnya. mj

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru