SurabayaPagi, Jakarta – PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) mencatat capaian positif selama momentum libur panjang Imlek pada 13–17 Februari 2026 dengan total 33.703 pelanggan yang memanfaatkan berbagai lini layanan pariwisata berbasis perkeretaapian.
Jumlah tersebut berasal dari beragam layanan yang dikelola KAI Wisata, mulai dari destinasi heritage, museum, layanan hospitality, fasilitas penumpang premium, hingga layanan Kereta Wisata yang tersebar di berbagai wilayah.
Direktur Utama KAI Wisata, Raden Agus Dwinanto Budiadji, menyampaikan apresiasi atas meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan KAI Wisata selama periode libur panjang tersebut.
Menurutnya, capaian ini menjadi dorongan positif bagi perusahaan untuk terus menghadirkan layanan pariwisata kereta api yang nyaman, terintegrasi, dan berkesan.
Ia menjelaskan, destinasi heritage seperti Lawang Sewu dan Indonesian Railway Museum masih menjadi daya tarik utama bagi wisatawan.
Selama periode libur Imlek, Lawang Sewu mencatat 10.690 pengunjung, sementara Indonesian Railway Museum dikunjungi 5.103 orang.
Di sisi lain, layanan pendukung perjalanan juga menunjukkan tren peningkatan. Fasilitas Shower & Locker tercatat digunakan oleh 2.337 pengunjung, Rail Transit Suite & Hotel sebanyak 303 pengunjung, serta Luxury Lounge mencapai 7.472 pengunjung, yang mencerminkan tingginya kebutuhan pelanggan akan kenyamanan ekstra selama perjalanan.
Untuk layanan Kereta Wisata, minat masyarakat tetap stabil dengan 5.821 penumpang melalui pola Free Independent Traveler (FIT). Selain itu, terdapat 46 perjalanan Kereta Wisata pola charter yang melayani kebutuhan perjalanan komunitas maupun korporasi selama periode libur tersebut.
Layanan digital dan kemudahan di stasiun juga mengalami peningkatan, salah satunya ePorter yang mencatat 1.977 transaksi di 14 titik stasiun.
Hal ini menunjukkan bahwa aspek kepraktisan dan kemudahan menjadi bagian penting dari pengalaman pelanggan dalam menggunakan layanan KAI Wisata.
Raden Agus menambahkan bahwa capaian tersebut mencerminkan semakin kuatnya ekosistem layanan KAI Wisata yang tidak hanya berfokus pada transportasi, tetapi juga pengalaman perjalanan secara menyeluruh dari awal hingga akhir.
Menurutnya, tren pelanggan saat ini tidak hanya mencari moda transportasi, melainkan juga pengalaman perjalanan yang nyaman dan bernilai tambah.
Oleh karena itu, KAI Wisata terus berinovasi untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperkuat sinergi dalam mendukung pengembangan pariwisata nasional.
Ia menegaskan, kepercayaan puluhan ribu pelanggan selama libur Imlek menjadi amanah bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta berkontribusi lebih besar dalam memajukan sektor pariwisata Indonesia yang berdaya saing. Byb
Editor : Redaksi