Bangunan Hotel Ja’as Ambruk, 1 Pekerja Meninggal, 4 Luka-Luka

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com-Trenggalek, Sebuah Pembangunan Hotel Ja’as Permai di jalan Mayjen Sungkono, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur yang sedang dalam tahap pengerjaan tiba-tiba roboh, akibatnya, satu orang pekerja bangunan meninggal dunia di tempat kejadian dan empat orang lainnya menjalani perawatan medis. “Atas kejadian ambruknya bangunan pengembangan hotel ini, satu orang pekerja meninggal dunia dan empat korban lainnya mengalami luka-luka dan menjalani perawatan medis,” terang Kasatreskrim Polres Trenggalek AKP Sumi Andana. Satu orang yang meninggal dunia yaitu bernama Bejo (40), warga desa Gembleb, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek. Korban berhasil dievakuasi oleh anggota Basarnas, TNI dan Polri. Selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dokter Soedomo Trenggalek. Sedangkan empat korban lainnya menjalani perawatan serius di instalasi gawat darurat rumah sakit. Salah satu orang korban meninggal ditemukan di antara reruntuhan dan berhasil dievakuasi oleh petugas dengan menggunakan alat berat milik Basarnas. “Karena kondisi cor belum begitu kering,sehingga tidak ada kendala yang berat selama proses evakuasi,” lanjutnya. Empat korban pekerja bangunan yang kini menjalani perawatan serius adalah Agus (30) merupakan warga Desa Krandekan kecamatan Pogalan, Munarsi (32) warga Desa Ngulan Kulon Kecamatan Pogalan, Andri (30) warga kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek. Guna mengetahui penyebab pasti dari peristiwa ini, polisi tengah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, serta mengamankan beberapa barang bukti berupa material bangunan guna peyelidikan. “Dugaan sementara,bangunan ini ambruk akibat tiang penyangga tidak kuat menahan beban konstruksi bangunan. Namun untuk penyebab pastinya akan kami selidiki lebih lanjut,” ujarnya.. Rencananya, bangunan ini merupakan pengembangan hotel Ja-as Permai berlantai tiga. Sebelumnya, lokasi ini merupakan area parkir bagi para karyawan serta bangunan tempat ibadah. Kini lokasi kejadian dipasang garis polisi guna mempermudah proses penyelidikan. “Sebelum di bangun pengembangan hotel, area ini merupakan area parkir bagi karyawan,” pungkasnya. har

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru