SURABAYAPAGI.com, Surabaya- Setiap orang telah dianugerahi kemampuan dalam setiap dirinya untuk diasah agar mampu mengatarkan ke gerbang kesuksesan dan perlu ketekunan untuk mengasah kemampuan yang ada pada diri setiap orang.
Seorang guru besar sekaligus sastrawan yang tak asing dalam dunia kesastraan telah memberikan sebuah kajian yang sangat memotivasi dan sangat bermanfaat kepada para penulis pemula di acara Sahabat Pena Nusantara yang bertema “Berkarya Sepanjang Masa” di gedung rektorat Univesritas Negeri Surabaya, Minggu (22/10/2017).
Budi Darma adalah seorang Sastrawan yang lahir pada tahun 1937 ini telah melahirkan banyak karya sastra yang sudah merambah diberbagai kalangan pembaca baik muda maupun dewasa. Prof. Budi Darma dinilai sebagai seorang sastrawan yang sangat banyak menginspirasi dan memotivasi setiap pembacanya sehingga tak heran banyak orang yang mengagumi beliau.
Pada acara ini Prof. Budi Darma memberikan sebuah kajian tentang kepenulisan. Dalam kajiannya terdapat beberapa penulis luar negri yang diceritakannya supaya para penulis mampu termotivasi untuk terus menulis dan menulis.
Salah satu penulis luar negeri yang disebutkan olehnya yakni seorang sastrawan Amerika yang sangat mendunia karya tulisnya yakni JK Rolling, tulisan-tulisan JK Rolling sangat mendunia dikalangan pembaca salah satu karyanya yang mampu menembus ke berbagai negara hampir seluruh negara yakni Harry Poter, novel fantasi dengan imajinasi seorang penulis yang sangat bagus ini membuat para pembaca semakin terlena akan kisah yang disajikan.
Menurut Budi Darma, JK Rolling adalah seorang penulis yang hebat, sebab ia suka membaca naskah kuno dan bahasa latin untuk menambah referensi dalam menulis. Selain itu, ketika JK Rolling ingin menulis, ia akan lebih memilih menulis dalam kesendirian yakni ketika ia menulis tidak boleh ada satu pun yang mengganggunya. Ditambah keadaan rumah tangga JK Rolling yang sedang kalut.
Banyak orang yang memiliki cara masing-masing untuk menemukan sebuah inspirasi sebagai bahan menulis, ada yang suka dengan berjalan-jalan sambil membawa sebuah catatan dan pena untuk menulis setiap objek yang sangat mendukung dan menginspirasi untuk dijadikan sebuah tulisan atau dimasukkan sebagai pelengkap tulisan.
Seperti halnya penulis JK Rolling yang lebih suka menyendiri dalam hal menulis, menurutnya menulis dengan tenang akan menghasilkan tulisan yang baik dan dengan membayangkan apa yang dikenal menjadikan proses menulis menjadi lebih lancar.
Selain itu terdapat hal penting yang harus dilakukan oleh penulis agar memiliki banyak ide dan mengasah imajinsi seorang penulis yakni membaca segala bacaan yang mampu dijadikan sebuah referensi dalam menulis. Dengan membaca berbagai buku akan banyak menemukan gagasan dan mampu menambah wawasan seorang penulis.
Menurut Budi Darma, setiap orang mampu mengkondisikan diri untuk menjadi penulis, dengan mengembangkan potensi, maka orang tersebut akan meraih apa yang akan ingin dicapainya. Namun jika potensi yang ada dalam diri setiap orang tidak dikembangkan maka potensi tersebut akan layu sehingga harus ada pengembangan potensi dalam diri setiap orang dan menurut beliau dengan menulis kita akan mengetahui jati diri kita atau identitas diri.
“Kita menulis karena kita ingin mengenal jati diri kita atau identitas kita,” ujar Prof. Budi darma di akhir acara. (iim/hm)
Editor : Redaksi