Hari Santri, GP Ansor Gelar Main Futsal Pakai Sarung

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com, Malang - Peringati Hari Santri, Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Malang gelar main futsal mengenakan sarung. Terkesan aneh, namun unik. Senin (23/10) "Turnamen Futsal mengenakan Sarungan ini, digelar dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional tahun ini. Mengapa harus mengenakan sarung? Karena memakai sarung itu identik dengan santri," ungkap Ketua GP Ansor Kabupaten Malang, Husnul Hakim Syadad. Tidak hanya itu, lanjut Husnul Hakim Syadad, selain digelarnya futsal mengenakan sarung itu untuk memperingati Hari Santri juga mencari bibit pemain futsal berbakat ditingkat pondok pesantren se-Malang Raya. "Alhamdulillah, ternyata turnamen mengenakan ini diminati oleh penghobi olahraga sepak bola. Hal itu terbukti dengan banyaknya tim yang mendaftar, kurang lebih 64 tim futsal. Dengan peserta seminar banyak itu diikuti oleh berbagai Pondok Pesantren, hingga masyarakatnya umum di Malang Raya,"ujarnya. Masih menurut Husnul, dalam turnament ini yang menarik selain mengenakan sarung adalah para pemain akan dikenakan kartu kuning jika sarung yang dipakai sampai terlepas. Satu pertandingan akan berjalan selama 10 menit kali dua babak dengan mengenakan sistem gugur. " Semua tim dikenakan biaya pendaftaran Rp.100 ribu dan uang deposit sebelum bertanding Rp.50 ribu. Yang mana deposit itu nantinya sebagai ganti denda bagi pemain yang terkena kartu kuning. Jadi yang sarungnya melorot dikenakan kartu kuning, nah itu kita kenakan biaya 30 ribu. Kalau kartu merah 50 ribu yang mana uang itu diambilkan dari uang deposit,"jelasnya Bagi yang menjuarai turnamen itu akan membawa pulang Piala GP Ansor dan uang pembinaan sebesar Rp. 2,5 juta untuk juara 1. Namun untuk juara ke 2 dan 3 akan memperoleh masing uang pembinaan sebesar Rp. 1,5 Juta dan Rp. 1 juta. Selain itu pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak juga mendapatkan hadiah. azm

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru