SURABAYAPAGI.com, Gresik - Mengamankan pelaksanaan pemilihan kepala desa (Kades) serentak di 19 desa di Kabupaten Gresik, aparat kepolisian setempat mengerahkan 1.200 aparat gabungan yang terdiri Brimob, TNI, dan Linmas.
"Kami siapkan 1.200 personil untuk menjaga pesta demokrasi pilkades agar berlangsung aman, nyaman, dan damai," ujar Kapolres Gresik AKBP Boro Windu Danandito, Selasa (24/10/2017).
Dari 1.200 aparat yang dikerahkan lanjut AKBP Boro Windu, terdiri dari Polres Gresik mengerahkan 515 personil, Kodim 0817 300 personil, Linmas 200 personil, dan Brimob 200 personil.
"Selain personil, kami juga menyiapkan sejumlah kendaraan operasional pendukung yang terdiri dari sepeda motor ada 52 unit, mobil 29 unit, motor trail Brimob 20 unit," ujarnya.
Ia menambahkan, semua personil yang ditugaskan dalam pengamanan pilkades sudah berada di lokasi mulai 28 hingga 30 Oktober 2017 yang nantinya apelnya dipimpin oleh Bupati Gresik.
Saat ditanya desa yang rawan dalam pelaksanaan pilkades serentak. Dijelaskan AKBP Boro Windu, desa yang dimaksud diantaranya Kecamatan Menganti mengingat daerah tersebut memiliki 6000 pemilih. Sama halnya di Kecamatan Ujungpangkah. "Dua daerah tersebut rawan konflik. Tapi, kami sudah siapkan pasukan Brimob untuk pengamanannya," tandasnya. Gr-01
Editor : Redaksi