SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Demokrat Jawa Timur, dukungan kepada Emil Elestianto Dardak untuk kembali memimpin Partai Demokrat Jawa Timur menguat.
Ketua DPC Partai Demokrat Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto, mengungkapkan bahwa mayoritas Ketua DPC Partai Demokrat se-Jawa Timur telah menyatakan dukungan penuh kepada Emil Dardak untuk kembali menjadi Ketua DPD Partai Demokrat Jatim periode mendatang.
“Beberapa waktu lalu 15 Ketua DPC berkumpul di Surabaya. Semua menyatakan mendukung penuh Mas Emil untuk kembali menjadi Ketua DPD Partai Demokrat Jatim,” kata Michael, Jumat (19/6/2026).
Menurut Michael, soliditas dukungan dari para Ketua DPC tersebut menjadi modal penting bagi Partai Demokrat Jawa Timur untuk menghadapi berbagai agenda politik ke depan sekaligus memperkuat konsolidasi organisasi hingga tingkat akar rumput.
Wakil Ketua DPRD Banyuwangi itu juga mendorong agar Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat segera menggelar Musda DPD Demokrat Jawa Timur. Ia berharap forum tertinggi partai di tingkat provinsi tersebut dapat dilaksanakan pada Juli 2026.
“Kalau bisa bulan Juli 2026 sudah bisa digelar. Percepatan pelaksanaan Musda DPD Partai Demokrat Jatim akan membawa dampak yang sangat positif terhadap penataan organisasi, termasuk di tingkat bawahnya,” ujarnya.
Michael menilai kepastian kepengurusan definitif hasil Musda akan mempercepat proses penataan struktur partai, memperkuat kaderisasi, serta meningkatkan efektivitas kerja organisasi di seluruh daerah.
Selain membahas dukungan kepada Emil Dardak, pertemuan para Ketua DPC di Surabaya juga membicarakan komposisi kepengurusan DPD Demokrat Jatim ke depan, khususnya untuk posisi Sekretaris dan Bendahara.
“Dalam pertemuan itu, kami juga membahas sosok yang layak, cakap, dan memiliki kemampuan untuk menempati jabatan Sekretaris dan Bendahara DPD nanti,” ujar Michael.
Menurutnya, posisi Sekretaris DPD memegang peranan strategis karena harus mampu menjadi motor penggerak organisasi sekaligus mendukung penuh kepemimpinan ketua.
“Harus benar-benar sosok yang punya visi untuk membantu dan mendukung kerja Ketua DPD, sekaligus memiliki visi kuat untuk membesarkan partai. Untuk itu dibutuhkan pribadi yang gesit, lincah, dan mampu mengayomi jajaran organisasi di bawahnya,” tegasnya.
Michael menambahkan, seorang Sekretaris DPD ideal harus memahami karakteristik serta kebutuhan masing-masing DPC karena mereka merupakan ujung tombak perjuangan partai di daerah.
“Harus mau merawat dan memperhatikan Ketua DPC, karena itu salah satu kunci untuk membesarkan partai,” katanya.
Dari hasil komunikasi dan serap aspirasi para Ketua DPC, muncul dua nama yang dinilai memiliki kapasitas untuk mengisi posisi Sekretaris DPD, yakni Mugianto yang saat ini menjabat Pelaksana Tugas Sekretaris DPD Demokrat Jatim dan H. Sukur Priyanto, Ketua DPC Demokrat Bojonegoro.
Sementara untuk posisi Bendahara, Michael menekankan pentingnya figur yang amanah dan mampu mengelola anggaran partai secara profesional, termasuk dana Bantuan Politik (Banpol).
Meski demikian, Michael menegaskan seluruh usulan terkait komposisi kepengurusan tetap akan mengikuti mekanisme partai dan keputusan pimpinan.
“Namun semua kembali kepada Mas Emil saat kembali menjabat Ketua DPD Partai Demokrat Jatim mendatang, serta DPP Partai Demokrat sebagai pemberi keputusan akhir. Kami di bawah akan tunduk dan patuh terhadap keputusan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono,” pungkasnya. Rko
Editor : Redaksi