SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Jelang pemilihan kepala desa (pilkades) serentak pada 29 Oktober mendatang, Polres Gresik menggelar apel persiapan pengamanan bertempat di halaman Kantor Bupati Jl Wahidin Sudirohusodo, Rabu (25/10/2017).
Selain untuk menyukseskan pesta demokrasi di desa, apel juga disiapkan untuk menangkal dan meminimalisir potensi konflik jelang dan pelaksanaan pilkades. Sebagaimana diketahui ada 20 desa di 18 kecamatan yang secara serentak akan menggelar pilkades.
Kesiapan pengamanan juga diperagakan dengan melakukan simulasi kekacauan di tempat pemungutan suara.. Simulasi dilakukan seakan-akan terjadi kerusuhan di salah satu desa penyelenggara pilkades yang tidak puas dengan hasil pemilihan.
Massa yang tidak puas lalu melakukan aksi anarkis, namun berhasil diredam oleh petugas kepolisian dibantu aparat tramtib dan jajaran TNI yang sengaja diturunkan dalam pengamanan.
Pada kesempatan tersebut Bupati Sambari Halim Radianto mengatakan, simulasi pengamanan merupakan bentuk kesiapan dalam menghadapi pesta demokrasi dan menjaga keamanan jika terjadi aksi atau kerusuhan saat pilkades mendatang.
Sambari berharap kepada panitia pilkades mematuhi setiap peraturan-peraturan yang berlaku. Sebab, dengan mentaati peraturan akan mencegah terjadinya konflik maupun kerusuhan.
"Pelaksanaan pilkades harus berlangsung jujur, adil dan transparan sehingga tidak ada lagi pihak yang akan memprotes dan mengadu," pungkasnya. did
Editor : Redaksi