SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Pemilihan umum serentak pada 2019 mendatang, sudah dipastikan jumlah surat suara akan semakin banyak, karena dalam pemilu mendatang itu tidak sekedar memilih calon anggota dewan, juga akan memilih calon Presiden dan wakil Presiden. Penegasaan itu disampaikan oleh Imam Ghozali, ketua KPUD Lamongan, dalam sosialisasi pemilu serentak kepada perwakilan sejumlah elemen masyarakat di salah satu Hotel di Lamongan pada Rabu (25/10/2017). Dikatakannya, sosialisasi yang melibatkan partai politik, dan serta tokoh masyarakat tersebut untuk memberikan pemahaman terkait Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu, dimana diantara penerapanya adalah pada pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur 2018 dan pelaksanaan pemilu 2019 mendatang. Pada pemilu serentak mendatang lanjut Ghozali panggilan akrab Imam Ghozali, pemilih akan mendapat kertas suara yang lebih banyak. Maka untuk itu perlu dilakukan sosialisasi secara inten agar masyakat pemilih benar-benar memahaminya. Sosialisasi ini sendiri tambah Ghozali, melibatkan sejumlah elemen masyarakat, karena hampir 50 persen masyarakat belum mengetahui pemilu serentak. "Hasil dari kegiatan sosialisasi ini diharapkan masyarakat bisa menularkannya ke masyarakat,"harapnya. Sementara itu, Komisioner KPU Jawa Timur Devisi SDM, Gogot Cahyo Baskoro menyebutkan dalam pemilu mendatang, pemilih berbasis E-KTP. “Pemilih yang belum memiliki E-KTP, maka ia harus menggunakan Surat Keterangan dari Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil atau Disdukcapil” ungkapnya. Gogot, panggilan Gogot Cahyo Baskoro berharap pemilu mendatang pelaksanaanya harus lebih baik dibanding dengan sebelumnya. Maka partisipasi masyarakat dan profesionalitas pelaksana pemilu hingga tingkat Panitia Pemungutan Suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) menjadi faktor pentingnya. Selain Gogot, Komisioner Bawaslu Jatim Aang Khunafi, Pakar Tata Kelolah Pemilu Fisip Unair, DR Krisnugroho dan kimisioner KPUD Lamongan hadir dalam sosialisasi penyelenggaraan pemilu tahun 2019 mendatang.jir
Editor : Redaksi