Belajar Pengelolaan PDAM, Komisi B Kunker ke Semarang

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Awal Nopember ini PDAM Lamongan sudah tidak memiliki direktur, untuk membantu eksekutif dalam merekrut direktur baru, komisi B DPRD Lamongan belajar pengelolaan PDAM ke Semarang. Rombongan dewan ini diterima oleh Kuncoro (staff ahli bidang kemasyarakatan dan Sumber Daya Air), dan Direktur PDAM diterima di ruang Komisi C dan D lantai 8 Pemkot Semarang. Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Lamongan Saifudin Zuhri menjelaskan kunjungannya terkait sistem pengolahan PDAM Kota Semarang, Apa PDAM ini sudah jadi PD, terus bagaimana sumbangsih PDAM ke PAD Semarang. Kuncoro dalam kesempatan itu mengungkapkan, kalau APBD Kota Semarang mencapai 4,7 Triliun dengan PAD sebesar 1,5 Triliun, dan PDAM salah satu penyumbang PAD tersebut dengan nilai 18 Milyard. “Sistem rekrutmen Direktur PDAM di Kota Semarang kami lakukan dengan proses pendaftaran terbuka yang kemudian diseleksi oleh tim ahli dan juga melibatkan Legislatif untuk mempresentasikannya.” Ujar Kuncoro. Sementara itu kata Kuncoro, sektor penyumbang PAD tertinggi Kota Semarang adalah PBB, Pajak Restoran, Pajak Hotel, Pajak Reklame, Pajak Hiburan, Pajak Parkir, Pajak Air Tanah. Target PDAM Kota Semarang untuk tahun 2017 dapat menyetor laba bersih sebesar 12 Milyard. “Setiap tribulan kami juga mengadakan rapat bersama antara BUMD dengan Legislatif untuk mengetahui sejauh mana progres yang dilakukan oleh PDAM.” Ujar Kuncoro. Diharapkan ilmu yang di dapat di Pemkot Semarang dapat bermanfaat bagi kemajuan Lamongan.jir

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru