SURABAYAPAGI.com, Tambaksari - Wahyudi Hartono (45) warga Bakalan Rt.07 Rw.01 Ds.Pagak, Kec.Beji, Kab.Pasuruan yang kos di jalan Tambak Segaran ini harus merasakan sakitnya timah panas di kaki sebelah kanan. Wahyudi ditembak tim anti bandit polsek Tambaksari lantaran melawan saat ditangkap. Pria pengangguran ini ditangkap lantaran ia merupakan pelaku penjambretan sebuah handphone milik Frindika.
Wahyudi ditangkap setelah melakukan penjambretan di jalan oro-oro III Surabaya. Saat itu Frindika tengah menerima telepon sambil berjalan di bahu jalan. Tanpa disadari, pelaku dari arah belakang memepet korban dan merampas handphone yang tengah digunakannya.
"Berdasarkan laporan dan rekaman CCTV yang ada di seputar wilayah tersebut, pelaku dapat kami identifikasi. selang beberapa hari dari kejadian pelaku dapat kami tangkap dirumahnya, namun karena melawan, pelaku terpaksa kami lumpuhkan dengan timah panas pada bagian kaki," terang Kapolsek Tambaksari, Kompol Prayitno, Senin (6/11) siang.
Dari pengakuannya, pelaku baru melakukan satu kali aksi kejahatannya tersebut. Barang itu dijual ke pasar maling wonokromo dengan harga 800 ribu rupiah. Uangnya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
"Iya mas terpaksa karena nganggur," aku tersangka.
Kini pelaku harus merasakan dinginnya lantai bui polsek Tambaksari Surabaya. Ia dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan. fir
Editor : Redaksi