SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Kecelakaan kembali terjadi di perlintasan rel Kereta Api (KA) tanpa palang pintu di Lamongan. Sebuah minibus Toyota Rush hancur setelah kesambar kereta api yang melaju pada Rabu (8/11/2017) pagi. Beruntung tak ada korban jiwa, namun kejadian yang terjadi di perlintasan rel yang ada di Desa Moropelang, Kecamatan Babat ini membuat kedua korban shock, apalagi kejadian terjadi sesaat dirinya akan menjemput KH Agus Imam Syaerozi pengasuh Pondok Pesantren Roudlotul Mutaalimin, yang kebetulan posisi podok ada diseberang selatan. Slamet Hisbullah Kepala Desa Moropelang saat dihubungi menyebutkan, kecelakaan ini terjadi saat sebuah minibus jenis Toyota Rush bernopol K 8935 K yang akan menyeberang ke Pondok Pesantren Roudlatul Mutaalimin Sawahrejo Moropelang yang kebetulan melintasi rel KA tanpa palang pintu. Saat itu, sopir Toyota Rush yang bernama Noor Ahsin (40) warga Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kudus hendak menyeberang ke pondok di perlintasan rel KA tanpa palang pintu yang ada di Desa Moropelang, Babat setelah melintas dari jalan poros Nasional dari arah barat. Saat akan melintasi rel KA itu, dengan posisi bagian depan mobil mendekati rel kereta api, bersamaan dari arah yang lain, tepatnya dari arah barat melintas KA Maharani yang akan menuju Surabaya dengan kecepatan kurang lebih 80 km perjam tersebut. Melihat itu, pengemudi panik dan berusaha menyelamatkan mobil dengan berjalan mundur, namun karena posisi sudah dekat, dan laju KA juga cukup cepat, upaya korbanpun untuk menyelamatkan mobil dan isi penumpang sedikit terlambat, hingga mobil bagian depan masih tersambar dan terseret hingga beberapa meter dari lokasi kejadian. Melihat kecelakaan itu, warga Moropelang berbondong-bondong menyelamatkan korban yang ada di dalam mobil. "Usai kejadian korban langsung mendapatkan pertolongan dari warga Moropelang mengeluarkan dari mobil yang bagian depanya ringsek, dan Alhamdulillah 4 penumpangnya selamat semua dan tidak ada luka,"terangnya. Sementara itu, usai mendegar adanya kecelakaan, petugas kepolisian yang ada di lokasi kejadian langsung menggelar olah tempat kejadian dan meminta keterangan sejumlah saksi, bahkan mobil yang ada didekat rel KA langsung dievakuasi dan diderek. Kapolsek Babat, Kompol Shodikin membenarkan peristiwa tersambarnya mobil Rush tersebut. Sodikin menuturkan, 4 penumpang yang ada di dalam tidak mengalami apa-apa hanya shock saja, dan mobil yang dikendarai rusak parah bagian depanya."Dua penumpang tidak apa dan hanya shock saja. Sekarang mereka sudah ada di pondok," pungkas Shodikin. jir
Editor : Redaksi