Paus Fransiskus Melarang Rokok Beredar di Vatikan

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com, Roma- Negara Kota Vatikan jual rokok murah. Banyak warga lain di Italia, seperti Roma, membeli rokok lewat rekanan di Vatikan karena harganya lebih terjangkau. Tanpa sadar mereka telah menghadirkan penyakit pada diri sendiri. Seperti yang diketahui sebelumnya, rokok dijual di Vatikan di toko-toko bebas bea dan hanya diperuntukan bagi pegawai dan warga di wilayah tersebut. Menurut sebuah bocoran informasi tahun 2015, para kardinal berhak membeli rokok murah hingga 200 bungkus sebulan. Sementara untuk kelas pegawai, rokok yang bisa dibeli maksimal 50 bungkus dalam satu bulan. Menanggapi semua itu Paus Fransiskus melarang penjualan rokok dengan alasan rokok hanya bisa merusak kesehatan. Melalui juru bicaranya, Greg Burke, Vatikan mengumumkan akan menghentikan penjualan rokok mulai tahun depan. "Vatikan tidak bisa lagi berkontribusi pada aktivitas yang secara jelas merusak kesehatan," kata Burke melalui sebuah pernyataan resmi, dikutip dari New York Times, Jumat (10/11). Vatikan tidak mau ambil risiko. Oleh karena itu, meski penjualan rokok menguntungkan. Berdasarkan pernyataan sejumlah tokoh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merokok menyebabkan tujuh juta kematian dalam setahun. "Penjualan itu memang membawa keuntungan bagi Vatikan, namun apa gunanya keuntungan apabila hal itu bisa membahayakan nyawa orang," ungkap Burke. (hm/mrd)

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru