SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya Erna Purnawati menegaskan langkah normalisasi sungai Branjangan adalah antisipasi banjir di wilayah Surabaya Barat.
Pemkot Surabaya mempersiapkan sejumlah langkah agar Surabaya Barat tidak lagi banjir. Pemkot membuat rumah pompa di Branjangan yang saat ini sedang mulai pembangunan fisik. Rumah pompa ini bakal diberi pompa dengan kekuatan tiga meter kubik per detik dengan anggaran Rp 30 miliar. Selain itu pihaknya juga kini tengah mengebut pengerjaan normalisasi sungai di Kalianak dan juga Branjangan.
"Kali Kandangan sudah kita keruk semua. Nah di sekitar sungai di bawah jembatan Branjangan itu kan mau kita buat tanggul, tapi di sana ada permukiman penduduk yang tinggal di sempadan sungai. Kalau nggak dipindah kita tidak bisa bikin tanggul," kata Erna, Jumat (1/12).
Menurutnya, ada sekitar 100 rumah lebih hanya ada di sana dan harus ditertibkan. Sebab jika tidak begitu, jika air pasang terjadi dan sedang hujan lebat, air akan masuk menerobos ke pemukiman. Hal itu membuat banjir dan merugikan warga. Oleh sebab itu mereka harus direlokasi agar pembangunan tanggul segera terealisasi.
"Kami sudah peringatkan agar segera pindah. Kami sudah sediakan rumah susun. Dan kami sudah mendata ada 90 KK lebih tapi masih menolak," katanya.
Dinas PUBMP akan segera mendatangkan alat berat untuk memulai pengerukan. Dengan koordinasi dengan kecamatan pihaknya berharap normalisasi dan pelebaran sungai di kawasan tersebut bisa dilakukan sebelum tutup tahun.
"Kalau di sana sudah lebar, tentu kawasan Surabaya Barat, Kalianak , Greges, dan sekitarnya tak lagi banjir," kata Erna. sry
Editor : Redaksi