Menhan AS Hentikan Pengiriman Senjata pada Kurdi

surabayapagi.com
Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS), James Mattis mengatakan, Amerika Serikat (AS) akan mengubah pembentukan kekuatan militernya di Suriah untuk mendukung perundingan yang sedang berlangsung di Jenewa. WASHINGTON DC, John Robbinson. Mattis menuturkan pihaknya akan menghentikan pengiriman senjata kepada Kurdi Suriah. Dia menyebut ini sesuai dengan janji yang disampaikan oleh Presiden AS Donald Trump, kepada Presiden Turki Tayyip Erdogan. "Ya, kami akan melakukan hal yang sama persis seperti yang sudah disampaikan oleh Presiden (Trump)," kata Mattis dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Anadolu Agency. Mengenai pengumuman yang disampaikan oleh AS bahwa mereka akan menarik unit artilerinya dari Suriah, Mattis mengatakan bahwa fokus utama AS, dan koalisi internasional saat ini adalah mempertahankan semua wilayah yang ada, dan mendukung penguatan kekuatan lokal. "YPG dipersenjatai, dan saat koalisi berhenti melakukan aksi ofensif maka jelas Anda tidak memerlukannya (mempersenjata YPG). Anda memerlukan keamanan, Anda memerlukan pasukan polisi, itu adalah pasukan lokal, itulah orang-orang yang memastikan bahwa ISIS tidak kembali," ungkapnya. Dia menambahkan, AS mengambil keputusan ini di Suriah untuk mendukung diplomat guna mengakhiri perang. Seperti diketahui, perundingan damai di Jenewa saat ini kembali berlangsung. Perwakilan dari oposisi Suriah, dan pemerintah Suriah kembali bertemu untuk kedelapan kalinya untuk mencari solusi, untuk menghentikan perang yang sudah berlangsung selama setengah dekade. 04

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru