Serangan Pedang di Kuil Jepang Tewaskan 3 Orang

surabayapagi.com
Shigenaga Tomioka, 56, menyerang kakak perempuannya yang merupakan kepala pendeta di kuil Tomioka Hachimangu pada Kamis 7 Desember 2017 malam waktu setempat. TOKYO, Suzuki San. Mantan pendeta Shinto menggunakan sebilah pedang dan membunuh kakak serta satu perempuan lainnya di sebuah kuil Shinto di Tokyo, Jepang. Setelah beraksi, pelaku menusukkan pedang ke tubuhnya sendiri. Korban bernama Nagako dinyatakan meninggal dunia akibat luka tusukan di bagian dada serta sayatan di belakang leher. Menurut media lokal, kakak beradik itu sejak lama berselisih paham mengenai urusan seputar kuil. Kepolisian Jepang belum menyebutkan motif pelaku, namun menyebutnya bukan serangan acak. Nagako dan Shigenaga diketahui memperebutkan hak menguasai kuil Tomioka Hachimangu. Saat Shigenaga menyerang kakaknya, satu perempuan lain -- dilaporkan sebagai istri pelaku mengejar sopir Nagako dengan sebilah pedang. Sopir berhasil melarikan diri, namun menderita luka parah di bahu, lengan dan dada. Setelah serangan, Shigenaga dan perempuan itu berpindah ke sebuah area kompleks perumahan di dekat kuil. "Kami meyakini pelaku (Shigenaga) menusuk perempuan itu kemudian menusuk dirinya sendiri," ujar juru bicara polisi, seperti dikutip AFP. Kuil Tomioka Hachimangu dibangun pada 1627 dan dikenal sebagai tempat berlangsungnya festival air musim panas. Kaisar Akihito dan istrinya Michiko pernah berkunjung ke kuil tersebut. Sejumlah atlet sumo pernah datang ke Tomioka Hachimangu, yang juga menjadi ajang berbagai turnamen di masa lalu. 06

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru