Ajang Penghargaan Film Usmar Ismail Awards 2018 Secara Resmi Dibuka

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Kepala Pusat Pengembangan Perfilman, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Dr Maman Wijaya. Membuka secara resmi, Ajang penghargaan film Usmar Ismail Awards 2018. Turut mendampingi event itu, Ketua Lembaga Sensor Film (LSF), Ahmad Yani Basuki, Ketua Gabungan Pengusaha Bioskop Indonesia (GPBSI), Djonny Syahrudin, Kepala Yayasan Haji Usmar Ismail (PPHUI), Irwan Usmar Ismail, dan Ketua Juri UIA 2018, Wina Armada Sukardi, Dr Maman Wijaya berharap ajang film ini tidak akan berhenti pada tataran memperkaya kazanah anugerah film di Indonesia. "Lebih dari itu, makin memperdalam perjalanan anugerah film Indonesia. Apalagi, jurinya terdiri dari para jurnalis film," kata Maman Wijaya, di PPHUI, Kuningan, Jakarta, Kamis (14/12), merujuk pada anggota juri yang terdiri dari 40 jurnalis film dari seluruh Indonesia. Maman menambahkan, UIA akan menjadi anugerah film yang makin diperhitungkan kedudukannya. Karena mengusung semangat independensi dan fairness yang sangat bisa dipertanggung jawabkan. Tanggal 30 Maret 2018 akan menjadi puncak UIA, dan pada akhir Januari 2018 akan dimulai proses penjurian. Wina Armada mengatakan, juri UIA berdiri pada posisi sangat independen. Bahkan posisinya tidak berada di bawah penyelengara UIA. "Juri merepresentasikan media tempat mereka bekerja, berasal dari seluruh wilayah Indonesia," ujar Wina. Sonny Pujisasono, Ketua Penyelenggara UIA 2018 mengatakan, untuk gelaran UIA 2018 tidak lagi bekerjasama dengan Trans 7. "Karena waktu tinggal empat bulan, apa pun yang terjadi. Ada atau tidak ada broadcase, kita tetap berjalan. Meski tawaran dari RCTI, SCTV hingga Anteve sedang kita bicarakan. Masih proses nglamarlah," pungkas Sonny.ds

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru