Pameran Karya Seni dan Daur Ulang di Cito

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Pameran berlangsung di atrium City of Tommorow, Surabaya, Jumat (15/12). Asosiasi Pengusaha dan Pecinta Bunga Kering dan Buatan Indonesia (Aspringta ) menyelenggarakan Gelar Karya Pameran dan Pelatihan Seni Kerajinan Bunga dari Limbah Alam. Puluhan anggota ikut serta dengan menampilkan kerajinan tangan unik dari berbagai media seperti daun kering, tulang belulang, kertas semen bekas yang buat tas, bros, dan suvenir cantik. Ketua Aspringta Safni Yeti menerangkan pameran ini bagian dari promosi kerajinan lokal. "Sebagian besar di komunitas ini anggotanya adalah perempuan. Kami ingin bekerja sama membangkitkan ekonomi dan memberdayakan perempuan. Terlebih kami memiliki kesamaan di bidang kerajinan. Kami lihat peluang untuk jadi produk di pasaran juga cukup bagus," katanya. Sebelumnya, Aspringta merupakan komunitas pemanfaatan daun kering sebagai kerajinan. Namun sekarang sudah berkembang di bagian tumbuhan lain. Seperti akar, daun, dan batang. Komunitas ini berdiri sejak tahun 70-an dan kini memiliki 50 anggota. Mereka menyelenggarakan event empat kali dalam tiga bulan, di antaranya sosialisasi dan gelar karya. Salah satu produk menarik yang ditampilkan dalam pameran ini, kerajinan terbuat dari kertas semen. Ada dompet, tas, bahkan lukisan dari media kerta semen. sy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru