SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Kabupaten Lamongan terus berupaya meningkatkan swasembada pangan, salah satunya memberikan bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) untuk kelompok tani, yang diserahkan Kamis (11/5/2026) di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian.
Bantuan alsintan dengan jenis mesin rotavator tersebut, diserahkan secara simbolis oleh bupati Yuhronur Efendi, disaksikan kepala dinas kepada tujuh Poktan Ketahanan Pangan dan Pertanian.
Bupati Lamongan dalam kesempatan itu mengajak untuk terus bergerak menggunakan teknologi pertanian, dan sistem yang lebih modern. "Jadi ini merupakan bantuan dari pemerintah pusat setelah mempelajari dari rencana aksi yang kita buat dalam rangka menghadapi musim kering atau perubahan cuaca ekstrem yang akan datang," kata bupati yang kerap disapa Pak Yes ini menjelasakan.
Bantuan alsintan tersebut meliputi 18 pompa, 13 rotavator, hand traktornya ada 23 cukup banyak, irpom (irigasi perpompaan) dan irpip (irigasi perpipaan) itu ada 181 irigasi, yang nanti secara serentak akan dilakukan pemasangan di tempat-tempat, untuk bisa mengambil air terutama di daerah-daerah yang tadah hujan, kemudian juga ada kombi sementara ini baru 3.
Diterangkan Pak Yes bahwa pemberian bantuan ini termasuk respon baik dari pemerintah pusat, karena Lamongan dianggap sebagai lumbung pangan dan berhasil panen di luasan 193 ribu hektar, dari luas baku sawah yang hanya 95 hektar, melampaui target luas tambah tanam pemerintah.
Disebutkan olehnya, indeks pertanaman kita ada 2,1 mengalami kenaikan yang cukup drastis dari 1,64. Pada tahun ini kita di target untuk luas tambah tanam yang naik sangat signifikan, dari 193.000, naik menjadi 233.384.
"Artinya kenaikan ini harus terus kita upayakan, beberapa langkah kita membuat rencana aksi termasuk hari ini pemberian bantuan alat-alat pertanian, sarana prasarana pertanian, pemilihan bibit yang baik, termasuk program pemupukan secara serentak, semoga pupuk tersedia dengan lancar tidak ada kendala, juga pemberantasan hama," imbuhnya.
Tentu upaya-upaya ini juga dilakukan sebagai bentuk transformasi pertanian Lamongan menjadi pertanian modern, dengan harapan panen masyarakat lebih besar, NTP (niali tukar petani) lebih besar, dan masyarakat semakin banyak memperoleh manfaat.
Lebih lanjut diungkapkan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Lamongan Mugito, bahwa bantuan ini tidak diberikan untuk individu melainkan kepada Poktan yang ada di Lamongan. "Bantuan pertanian ini berbasis Poktan, bukan individu," ucapnya.
Tujuh kelompok tani yang pada kesempatan tersebut menerima secara simbolis bantuan traktor roda crawler (rotavator) ini yakni Poktan Harapan Makmur Dumpiagung Kembangbahu, Tani Mulyo Kanoman Wonokromo Tikung, Sekar Gading III Sekaran, Tani Seger Satu Karangwungu Karanggeneng, Sri Manunggal Lopang Kembangbahu, Sekar Srengenge VI Sungegeneng Sekaran, dan Sumber Tani Dua Sumberbendo Mantup. jir
Editor : Redaksi