Khofifiah Datangkan SBY dan Menteri Jokowi, Gus Ip

PERANG BINTANG DI PILGUB

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018 diprediksi lebih menarik ketimbang sinetron atau film bioskop. Ini karena sejumlah tokoh elite politik serta artis tenar Indonesia bakal diboyong calon gubernur (Cagub) dan calon wakil gubernur (Cawagub) yang akan berlaga di Jawa Timur. -------------- Laporan : Riko Abdiono – Ibnu F Wibowo, Editor : Ali Mahfud -------------- Sebut saja pasangan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) - Abdullah Azwar Anas yang didukung PDI-P dan PKB. Dipastikan akan menggeret Ketua Umum DPP PDI-P Megawati Sukarnoputri dan Ketum DPP PKB Muhaimin Iskandar sebagai motor penggaet dukungan. Tak cuma itu, Walikota Surabaya Tri Rismaharini juga akan tampil untuk pemenangan Gus Ipul-Anas. Tak mau kalah, pasangan calon gubernur Khofifah Indar Parawansa dan calon wakil gubernur Emil E Dardak juga lebih hebat lagi untuk urusan menggaet elite politik. Sejumlah nama Ketua Umum parpol dipastikan bakal all out memenangkan pasangan Menteri Sosial dan Bupati Trenggalek termuda ini. Sebut saja yang dipastikan bakal didatangkan untuk jurkam Khofifah-Emil. Mulai dari Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan putranya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Kemudian Ketum Partai Nasdem Surya Paloh, Ketum Partai Hanura Osman Sapta Oddang dan Luhut Binsar Panjaitan (Menko Maritim yang juga politisi Partai Golkar). Bahkan artis-artis terkenal juga bakal menjadi jurkam Khofifah-Emil. Yakni Vena Melinda dan grup band Slank yang pertengahan Oktober lalu sempat konser bareng Khofifah di Mojokerto. “Pak Presiden Joko Widodo juga dikabarkan akan turun memenangkan Khofifah, selain juga support beberapa menteri kolega Khofifah di Kabinet,” ungkap sumber terpercaya di istana, kemarin. Demokrat All Out Sementara itu, DPD Partai Demokrat Jawa Timur sebagai salah satu pengusung Khofifah-Emil memastikan tokoh-tokoh elite parpol pengusung Khofifah-Emil akan datang membantu pemenangan. “Pak SBY dan Mas AHY tentu pasti akan turun melakukan kampanye ketika Khofifah-Emil sudah ditetapkan sebagai calon oleh KPU,” kata Sekretaris DPD Partai Demokrat Jatim, Renville Antonio, Senin (18/12) di Kediri. Bukan hanya SBY dan AHY, Demokrat juga akan mengerahkan sejumlah elit politik Partai Demokrat demi memenangkan Khofifah-Emil. “Artis Vena Melinda, yang saat ini menjadi politisi juga akan menjadi jurkam Partai Demokrat," ujar anggota tim pemenangan Khofifah-Emil ini. Dia mengatakan, selama belum ditetapkan KPU, Partai Demokrat Jatim dan seluruh kader akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat. Hal ini juga diinstruksikan langsung oleh SBY dan Ketua DPD Demokrat Jatim, Soekarwo. Pakde Karwo, sapaan Soekarwo, adalah Gubernur Jatim saat ini. “Kami bergerak maksimal karena sudah ada instruksi, tugas utama kami mengenalkan ke masyarakat bahwa Pakde Karwo merekomendasikan Khofifah-Emil sebagai pengganti beliau,” katanya. Selain itu Demokrat Jatim juga akan membentuk posko pemenangan Khofifah-Emil hingga tingkat Desa. Pasalnya, banyak masyarakat di pedesaan yang mendukung Khofifah-Emil namun tidak mendapatkan informasi yang cukup tentang pasangan ini. Diharapkan dengan adanya posko ini, masyarakat lebih mudah untuk mengetahui informasi tentang Menteri Sosial dan Bupati Trenggalek itu. “Sore ini (kemarin, red), posko pilgub pertama pemenangan Khofifah-Emil diresmikan di Kediri,” tandas Renville. Demokrat, lanjut Renville hanya bisa memastikan akan memenangkan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak memenangkan Pilgub Jatim 2018. “Kami hanya bisa memastikan Khofifah menang di Pilgub Jatim,” tegas Renville. Menurut dia, seluruh mesin politik Partai Demokrat di Jatim terus bergerak untuk memenangkan Khofifah-Emil dalam Pilgub Jatim 2018. “Kami memastikan. bahwa 8501 ranting, 666 PAC dan 38 DPC Partai Demokrat Jatim siap memenangkan Khofifah-Emil,” tegas anggota DPRD Jatim ini. Dia mengatakan, selama belum ditetapkan KPU, Partai Demokrat Jatim dan seluruh kader akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat. Hal ini juga diinstruksikan langsung oleh SBY dan Ketua DPD Demokrat Jatim, Soekarwo. Pakde Karwo, sapaan Soekarwo, adalah Gubernur Jatim saat ini. “Kami bergerak maksimal karena sudah ada instruksi, tugas utama kami mengenalkan ke masyarakat bahwa Pakde Karwo merekomendasikan Khofifah-Emil sebagai pengganti beliau,” kata putra mantan Sekretaris Demokrat Jatim (Alm) Suhartono ini. Lanjut Renville, mesin politik Partai Demokrat tetap all out untuk memenangkan Khofifah-emil. “Mesin politik kami utuh, lengkap dan bergerak semua karena rekomendasi kami sudah final,” ucap Renville kembali menegaskan. Strategi Serang Selain mendatangkan tokoh-tokoh berpengaruh, menyerang langsung basis massa kompetitor juga menjadi strategi kubu Khofifah-Emil maupun Gus Ipul-Mas Anas. Azwar Anas misalnya, Cawagub Gus Ipul tersebut beberapa waktu lalu berkunjung ke wilayah Mataraman yang notabene menjadi basis bagi Emil Dardak sebagai Cawagub Khofifah. Kemudian dibalas dengan blusukan Emil Dardak di Banyuwangi yang merupakan basis Azwar Anas. Dari survei Surabaya Survey Centre di 38 Kab/Kota di Jawa Timur pada kurun waktu 25 November-8 Desember 2017 tersebut, kedua paslon itu sama-sama mengantongi 33 persen suara dengan jumlah undecided voters untuk wilayah tersebut yang mencapai 34 persen. Di wilayah Madura, Khofifah-Emil juga lebih unggul dengan 35 persen. Sementara, Gus Ipul-Anas hanya mendapatkan 31.3 persen saja. Akan tetapi, di wilayah Arek, Gus Ipul-Anas memimpin dengan perolehan 43,5 persen, sedangkan Khofifah-Emil hanya mendapatkan 31,2 persen. Begitu juga yang terjadi di wilayah Pantura Barat. Gus Ipul-Anas unggul dengan 39,2 persen, Khofifah-Emil hanya mengantongi 32,5 persen. Sementara di wilayah Mataraman, Khofifah-Emil melesat di angka 38 persen dan meninggalkan Gus Ipul-Anas yang hanya memiliki dukungan sebesar 31,6 persen Ketua Tim Pemenangan Koalisi PKB-PDIP Hikmah Bafaqih mengungkapkan pihaknya melakukan penguatan di beberapa wilayah yang menjadi target prioritas. Namun menurutnya, tidak ada strategi khusus untuk langsung menyerang basis wilayah dari pasangan yang menjadi kompetitor Gus Ipul-Anas. "Karena kita juga melakukan penguatan di basis-basis wilayah kami. Itu dulu yang jadi prioritas kami. Baru kemudian di sisi lain kami menggarap untuk strategi-strategi di wilayah lain," ujar Hikmah dikonfirmasi terpisah, kemarin (18/12). Pola komunikasi yang dikedepankan kelak juga dijelaskan oleh Hikmah dengan menunjukkan karakter hangat dan santun dari kedua pasangan yang diusung oleh PKB dan PDIP tersebut. "Semisal apabila berkunjung ke daerah, kulonuwun itu akan kita kedepankan. Itu yang menjadi kunci kita," jelasnya. Selain Tim Pemenangan yang bersifat normatif, Hikmah juga mengungkapkan bahwa Gus Ipul-Anas akan mendapatkan bantuan dari beberapa elemen lain terkai pemenangan keduanya di Pilgub Jatim. Diantaranya tim relawan dan lembaga think tank. "Karena kalau kami ini adalah tim normatif yang berhubungan dengan KPU dan lebih terfokus pada tim saksi. Di luar itu, ada relawan-relawan lain yang sudah lebih dahulu bergerak. Juga ada lembaga-lembaga think tank yang dimiliki oleh masing-masing partai," beber Hikmah Bagaimana terkait pendanaan? Hikmah meyakinkan bahwa pendanaan bagi Tim Pemenangan akan tetap sesuai UU yang berlaku. "Saya memang belum bisa memberikan jabarannya. Hanya saja, semua akan sesuai peraturan. Tidak ada istilah pendanaan gelap dan lain sebagainya," tegasnya. Terpisah, Sekretaris Tim Pemenangan PKB-PDIP Sri Untari mengatakan dirinya optimis akan potensi pasangan Gus Ipul-Anas di hampir seluruh wilayah Jawa Timur. Meski demikian, Untari mengatakan sosialisasi kedua tokoh tersebut akan dilakukan secara komprehensif. "Kami akan menggunakan semua jenis media untuk sosialisasi. Termasuk yang paling ampuh, yakni sosialisasi tatap muka. Karena bagi masyarakat Jawa Timur, tatap muka langsung ini masih sangat dianggap penting," kata wanita yang juga Sekretaris DPD PDIP Jatim ini. Untari sebelumnya juga pernah mengungkapkan bahwa elite PDIP di tingkat nasional juga akan turun gunung untuk menjadi juru kampanye bagi pasangan Gus Ipul-Anas. "Jatim merupakan daerah yang sangat penting bagi PDIP. Sehingga, kami akan berupaya semaksimal mungkin bisa memenangkan Pilgub Jatim. Ibu Megawati bersama dengan Sekjen Hasto Kristanto serta Wasekjen Ahmad Basarah akan turun langsung," kata Untari. n

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru