Bandit Licin, Satu Bulan Beraksi di Delapan TKP

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.COM, Gubeng - Setelah licin beraksi di delapan TKP Maskur (21) warga Bulak Banteng Perintis Surabaya ini akhirnya tersandung juga. Pelaku spesialis pencurian kendaraan bermotor ini mengaku belajar mencuri dari Youtube. Dalam beraksi, Maskur tak butuh waktu lama. Berbekal kunci T dan Kunci Palsu, dirinya hanya butuh 30-60 detik untuk dapat menggondol motor milik korbannya. "Cuma butuh satu menit untuk membuka kunci motor. Selanjutnya motor dibawa keluar rumah," aku Maskur di Mapolsek Gubeng Surabaya, Selasa (19/12). Dalam beraksi, Maskur tak sendirian. Ia ditemani rekannya bernama Irul (21) untuk berkomlot mencuri motor. Sasarannya adalah motor matic. Hal itu dihitung lantaran harga jual motor tersebut maaih tergolong tinggi. "Biasanya yang menjual teman saya (Irul) ke Sampang. Kalau motor Honda Beat biasa dijual Rp 3 juta, kalau Vario harganya bisa Rp 4,5 juta," ucap Maskur. Setelah berhasil menjual, komplotan ini membagi rata hasilnya untuk berdua. Uangnya digunakan sebagai penopang hidup sehari-hari lantaran tak memiliki pekerjaan tetap. Kapolsek Gubeng, Kompol Sudarto menuturkan, pelaku telah menjadi target kepolisian lantaran sudah delapan kali beraksi selama satu bulan. Bahkan pelaku utama yang merupaka eksekutor yakni Maskur terpaksa ditembak kakinya karena berusaha kabur saat dikeler. "Kami identifikasi pelaku ini sebelumnya kami intai dan tangkap saat melakukan aksinya. Satu pelaku bernama Maskur kami tembak kaki kanannya lantaran mencoba kabur,"terang Sudarto. Kedunya kini langsung dijebloskan ke sel tahanan Polsek Gubeng guna mempertangungjawabkan perbuatannya. fir

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru