SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Sejumlah dukungan partai politik dalam pemilihan Walikota Kediri pada Juni mendatang mulai tampak. Salah satunya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat memastikan dukungannya ke petahana. Dukungan dalam Pilwali Kota Kediri tersebut dipastikan tidak akan berubah. Dua partai ini memastikan arah dukungannya di Pilwali Kota Kediri lebih cepat dari partai lainnya. Hal ini karena hasil survei elektabilitas yang dilakukan secara internal PKS mengarah pada petahana yang masih memiliki suara kuat di mata masyarakat Kota Kediri. Ketua DPD PKS Kota Kediri, Baru Rochman mengatakan, dukungan dalam Pilwali Kota Kediri sudah ditentukan DPW PKS. Keputusan dukungan atas pertimbangan potensi kemenangan dalam pilihan kepala daerah serentak mendatang. "Keputusan ini insya allah sudah final. Pertimbangan ini dari data survei internal kita, setelah melihat arah dukungan oara kader kita," ujarnya, Rabu (20/12/2017). Ia menjelaskan, dalam kontrak politik tersebut ada batas waktunya. Kontrak politik akan dieksekusi apabila calon yang diusung menang dalam pemilihan kedepan. Sementara dukungan PKS dalam Pilwali Kota Kediri mendatang tetap pada satu paket pasangan calon Abdullah Abu Bakar dan Lilik Muhibah. "Jika nanti calon yang kita usung tidak menang secara otomatis sebagai institusi partai kita juga sikap sendiri dan itu sudah hal yang wajar," imbuhnya. Sementara saat ditanya hasil komunikasi dengan mantan Walikota Kediri, Samsul Ashar yang pernah didukungnya dalam Pilwali lima tahun lalu? Baru Rochman menegaskan jika Samsul Ashar masih berada dalam urutan nomor 2 dalam survei elektabilitas di banding Petahana Abdullah Abu Bakar. Sejauh ini hasil survei internal PKS hingga bulan Oktober kemarin mengarah ke Abdullah Abu Bakar. Sementara hasil survey eksternalnya, Abdullah Abu Bakar mencapai 40 persen, Samsul Ashar mencapai 12 persen, Sudjono Teguh 2 persen, Ning Lik mencapai 8 persen, sedangkan Adi Suwono belum keluar dan sisanya masih belum diketahui. "Kita pastikan dukungan ini karena dari Desember ini perkiraan survei elektabilitas Abdullah Abu Bakar sudah mencapai 70 persen. Survei ini dilakukan pada kriteria mulai dari pekerja, ibu rumah tangga, pemilih baru. Bahkan, DPW juga punya tim survey sendiri. Mungkin hasilnya sama sehingga alasan pilihan penetapan dukungan ini mengarah ke petahana Abdullah Abu Bakar," tegasnya. Lanjut Baru, kepastian dukungan tersebut akan dilakukan dalam bentuk tanda tangan kontrak politik antara partai PKS dengan calon pada Jumat (22/12/2017) besok. Rencananya tanda tangan kontrak politik itu dilakukan di DPW Jawa Timur. Usai PKS yang menentukan arah dukungannya dalam Pilwali Kota Kediri, Partai Demokrat Kota Kediri dikabarkan juga satu kata mendukung Petahana. Hal itu diungkapkan Ketua DPC Partai Demokrat, Jaka Siswa Lelana, saat melakukan pendaftaran partai pemilu di KPU Kota Kediri beberapa waktu lalu. Can
Editor : Redaksi