Pemilih Liar Tinggi, PR Bersama Lintas Sektor

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Jumlah pemilih liar menurut hasil survey yang dilakukan oleh Surabaya Survey Centre(SSC) masih menunjukkan persentase yang sangat tinggi. Pemilih liar tersebut sendiri diartikan sebagai jumlah total dar persentase swing voters dan undecided voters. Jumlah swing voters dari hasil survei yang dilakukan menunjukkan hasil 27.6 persen. Sementara, jumlah undecided voters yang ada mencapai 29.9 persen. Apabila dijumlahkan, maka pemilih liar yang ada di kalangan responden mencapai 57.5 persen atau lebih dari setengah jumlah responden. Data-data diatas diperoleh melalui survei yang dilakukan oleh Surabaya Survey Centre di 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur pada kurun waktu 25 November-8 Desember 2017. Survei yang dilakukan dengan metode multistage random sampling dengan 940 responden. Tingkat kepercayaan dari hasil tersebut sebesar 95 persen dengan margin of error 3.2 persen. Tingginya jumlah pemilih liar tersebut, dipandang oleh Peneliti Senior SSC Surokim Abdussalam sebagai hal yang lumrah. Menurutnya, pada demokrasi mutakhir, jumlah pemilih liar bisa dipastikan akan terus meningkat. “Itu salah satunya disebabkan oleh apatisnya para pemilih saat ini. Mereka ini bisa dibilang jenuh dengan proses politik yang itu-itu saja. Bahkan, bukan tidak mungkin nantinya pemilih liar ini juga bisa golput,” jelas Rokim. Kondisi demikian, menurut Rokim harus segera dicarikan solusi bersama demi kepentingan berlanjutnya proses demokrasi. “Ini menjadi PR bersama bagi penyelenggara Pemilu, Pemerintah, maupun peserta Pemilu untuk bagaimana agar Pemilu bisa dipercaya dan membawa harapan bagi publik. Salah satunya, penyelenggaraan pemilu juga harus mampu menghasilkan suatu solusi kongkret bagi masyarakat. Peserta pemilu harus kreatif dalam adu program. Tidak boleh justru saling olok mengolok, itu justru menjadikan Pemilu nampak berselera rendah,” tegas pria yang juga merupakan Dekan Fisip Universitas Trunojoyo Madura itu. ifw

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru