SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Upaya untuk menurunkan penggunaan kendaraan bagi pelajar dan mahasiswa di Surabaya diharapkan terus dilakukan oleh Pemkot Surabaya. Komisi C DPRD Surabaya meminta agar Pemkot memberikan inovasi di antaranya penggunaan kartu pelajar maupun mahasiswa yang bisa terintegrasi dengan pelayanan transportasi umum.
Anggota Komisi C Vinsensius Awey mengatakan, terobosan tersebut salah satunya bisa mengurangi penggunaan kendaraan di jalan. Inovasi yang dilakukan di tingkat pelajar dan mahasiswa tersebut juga akan mengurangi ketergantungan penggunaan kendaraan pribadi. “Metode tersebut juga dipakai di Polandia untuk mempermudah transportasi bagi pelajar dan mahasiswa,” ujarnya.
Politisi Nasdem ini mengatakan, penggunaan kartu pelajar dan mahasiswa yang terintrgrasi dengan transportasi umum tersebut akan memberikan diskon. Hal itu diharapkan bisa meningkatkan jumlah penumpang terutama dari pelajar dan mahasiswa. “Diskon khusus itu juga cukup besar agar berbondong-bondong pakai bus umum,” katanya.
Di sisi lain jika inovasi tersebut diterapkan, imbuhnya, maka kemacetan di jalan juga akan tereduksi. Penggunaan kendaraan oleh pelajar di bawah umur juga tidak akan terjadi. Sehingga, bisa melancarkan proses transportasi dan kelancaran kendaraan di jalan.
Sekretaris Fraksi Hanura-Nasdem-PPP ( Handap ) ini menambahkan, pemkot juga harus terus gencar untuk mensosialisasikan penggunaan sepeda di sekolah dan kantor. Inovasi bike to work maupun bike to school diharapkan juga ikut mendorong kelancaran di jalan. Dimulai dari stakeholder di jajaran pemkot maka budaya bersepeda akan membuat Surabaya tambah nyaman. “Inovasi tersebut sangat penting demi kemajuan Surabaya,” tutupnya. Alq
Editor : Redaksi