Setelah berhasil, turunkan korban dari mobil secar

Rampas HP, Penjahat Bermobil Cekik Leher Korban 

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Entah apa yang difikirkan dua pemuda ini. Hanya untuk merampas HP senilai 700 ribu, dua sahabat ini menyewa sebuah mobil rental. Itu dilakukan agar korban yang sudah dikenalnya tidak curiga. Aksi pencurian dengan kekerasan (curas) ini, memang sudah direncanakan matang. Usai merampas, korban dicekik dan diturunkan paksa di tengah jalan. Dua penjahat bermobil itu diketahui bernama Saini (21) warga Jalan Dukuh Bulak Banteng Gang Encap No.47, Kenjeran Gurabaya dan Achmad Albari (25) warga Jalan Dukuh Bulak Banteng 2/14, Kenjeran Surabaya. Keduanya diringkus Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pada Jumat (15/12/2017). Mereka diburu setelah merampas HP Rindawati, pada Minggu (5/11/2017) lalu. Sebelum melakukan perampasan, pelaku Saini bermai ke rumah Albari. Setelah bertemu, Albari pun curhat butuh uang untuk menebus motornya yang digadaikan kepada seseorang. Saini kebetulan saat itu tidak punya uang. Sehingga muncul rencana keduanya untuk melakukan perampasan tersebut. Keduanya kemudian menyewa mobil rental pada kenalan Albari. Setelah dapat, Saini kemudian yang menghubungi Rindawati (korban) yang merupakan teman dekatnya. Saini menghubungi dengan dalih akan diajak jalan-jalan sembari membeli makan. Setelah Rindawati bersedia, Saini kemudian menurunkan Albari dan menjemput Rindawati. "Korban diajak keliling-keliling oleh tersangka (Saini, red) menggunakan mobil rental itu," sebut Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKP Ardian Satrio Utomo, Selasa (2/1/2018). Nah, sebelum sampai ke tempat makan, mobil yang dikemudikan Saini melintas di Jalan Endrosono Pinggir Sungai Surabaya sekitar pukul 03.30 Wib. Disinilah, Saini melancarkan aksinya. Dia merampas HP milik Rindawati. Melihat itu, Rindawati berontak. Namun oleh Saini, Rindawati dicekik lehernya. Setelah berhasil merampas HP Rindawati, Saini kemudian menggelandang Rindawati keluar mobil. "Korban diturunkan paksa oleh pelaku di Jalan Endrosono itu. Korban terpaksa jalan kaki menuju Polsek Semampir untuk melapor. Karena di jalan itu memang sepi," papar AKP Ardian. Laporan korban ke Polsek Semampir akhirnya ditindaklanjuti oleh Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru