JLLT Akan Menjadi Jalur Cepat Tanpa Hambatan

surabayapagi.com
SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Dalam pertumbahan pembangunan di Surabaya yang tidak telepas dari pembangunan infrastruktur yang terus diperbaiki untuk memudahkan masyarakat dalam menjalan aktivitas. Salah satunya pembangunan Jalan Lingkar Luar Timur (JLLT) ini. Dimana Pemerintah Kota Surabaya untuk menunjang pembangunan di Surabaya ini dengan memperluas jalan untuk memperlancar arus lalulintas guna menunjang pertumbuhan ekonomi di Surabaya. Setelah Pemerintah kota Surabaya membangun Merr dan Oerr kini Pemerintah tengah fokus untuk segera menyelesaikan proyek JLLT ini. Akses jalan sepanjang 16,4 kilo meter yang akan menghubungkan antara Terminal Juanda ke jembatan Suramadu dan sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) kota Surabaya JLLT ini akan menyambung hingga ke Pelabuhan Tanjung Perak ini, mempunya banyak kelebihan dan kemudahan akses ke Terminal Juanda. “Untuk Jalan JLLT ini akan dibangun mulai dari KH. Tambak Deres hingga ke arah Juanda, dan nanti JLLT ini akan menjadi tempat yang sangat strategis,” ungkap Dewi Soeriyawati, Kepala Bidang Pemetaan dan Tata Ruang Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang ( PRKPCKTR ) Kota Surabaya. Menurut Dewi, dalam desai JLLT ini akan jauh berbeda dengan pembangunan jalan di middle east ring road (MERR), proyek Outer East Ring Road (OERR) atau Jalan Lingkar Luar Timur (JLLT) akan menjadi jalur cepat tanpa hambatan seperti tol. “Desainnya JLLT ini akan menjadi jalan jalur cepat tanpa hambatan, seperti Jalan Tol tapi JLLT ini berada dibawah,” ungkap Dewi. Dewi menjelaskan, dalam biang kemacetan di Merr salah satu faktornya banyak perempatan jalan dan trafictlight dan volume kandaran yang semakin banyak sehingga sekarang merr menjadi jalan yang macet di Surabaya terutama pada Jam-jam berangkat kerja dan pulang kerja. “Dan di JLLT tidak akan ada kemacetan, tidak seperti di Merr,” katanya. Di JLLT nanti, lanjut Dewi, dalam desainnya tidak ada perempatan dan lampu merah ( trafictlight ) dari pertemuan jalan ke Jalan JLLT ini akan dibangun jalan seperti jembatan layang (flyover). “Nanti tidak ada perempatan di JLLT, meskipun ada cuma satu atau dua tidak seperti merr. Nanti setiap perempatan akan dibangun flyover. Sehingga tidak akan macet,” terangnya.Alq

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru